Satu Keluarga Ditemukan Tewas

Satu Keluarga Tewas di Kebun Sirih, Detil Surat Fransiskus Sebelum Kejadian Bisa Jadi Petunjuk

Peristiwa tragis yang terjadi di Kebon Sirih Palembang kemarin menyedot perhatian masyarakat.

Satu Keluarga Tewas di Kebun Sirih, Detil Surat Fransiskus Sebelum Kejadian Bisa Jadi Petunjuk
tribun sumsel
Isi Surat Sebelum Fransiscus dan Keluarganya Tewas 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Peristiwa tragis yang terjadi di Kebon Sirih Palembang kemarin menyedot perhatian masyarakat.

Satu keluarga yang terdiri dari ayah ibu dan dua orang anak ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala.

Bukti-bukti di TKP yang ditemukan mengarah pada peristiwa pembunuhan dan bunuh diri.

Baca: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Palembang, Ini Fakta-fakta Keluarga Fransiskus yang Ditemukan Tewas

Baca: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Palembang, Frans Tiba-tiba Berikan Uang 2 Juta Pada ART

Baca: Beredar Diduga Pesan WA Fransiskus Pukul 02.48 WIB, Sebelum Ditemukan Tewas Sekeluarga, Ini Isinya

Sang ayah, Fransiskus menembak mati anggota keluarganya lalu bunuh diri.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya surat bunuh diri yang diduga ditulis Fransiskus sebelum kejadian.

Ada lagi pesan permintaan maaf yang ia kirimkan ke beberapa grup whatsap.

Surat bunuh diri itu ditulis di dua lembar potongan kertas putih. "Aku sudah sangat lelah... Maafkan aku..."
Surat kedua: "Aku sangat sayang dengan anak & istriku... choky & snowy
Aku tidak sanggup meninggalkan mereka hidup di dunia ini...."

Isi Surat Sebelum Fransiscus dan Keluarganya Tewas
Isi Surat Sebelum Fransiscus dan Keluarganya Tewas (tribun sumsel)

Tiap barisan kalimat selalu di akhiri dengan tanda titik sampai tiga kali.

Begitu juga ketika kita merujuk pada pesan whatsap yang dikirim.

"Maafkan aku... teman-teman.. Kenanglah kebaikanku saja
Jangan membicarakan kejelekanku...
Jalan kalian masih panjang "

Halaman
123
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved