IRT Ditolak Buka Rekening? Ini Aturan dari BI dan OJK

Kabar soal keluhan seoroang calon nasabah Bank Mandiri yang ditolak saat membuka rekening menjadi sorotan.

IRT Ditolak Buka Rekening? Ini Aturan dari BI dan OJK
(KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN)
ILUSTRASI BANK MANDIRI 

PALEMBANG, TRIBUN - Kabar soal keluhan seorang calon nasabah Bank Mandiri yang ditolak saat membuka rekening menjadi sorotan. Sebenarnya bagaimana aturan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan mengenai hal seperti ini.

Ibu Rumah Tangga atau orang yang belum memiliki penghasilan seperti pelajar dan mahasiswa memang harus menyertakan identitas beneficial owner atau identitas sumber danannya. Hal ini memang diatur dalam tata cara hubungan antara nasabah dan bank yang diatur Bank Indoensia lewat peraturan Nomor 2/10/PBI tahun 2011. OJK lalu mempertegas aturan ini dalam peraturan OJK nomor 12 tahun 2017. Peraturan OJK nomor 12 tahun 2017 ini tentang penerapan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorismme di sektor jasa keuangan.

Jadi jika seorang ibu rumah tangga ingin membuka rekening di bank, ia yang tak memili penghasilan memang harus menyertakan identitas dari sumber utama dana di rekeningnya. Dalam hal ini semisal suami atau anaknya. Hal ini sebagai referensi untuk untuk menangkal atau praktik pencucian uang.

Lantas apa hubungannya antara pencucian uang dengan nomor rekening? Bank atau otoritas pasti akan menganggap aneh jika ada sebuah rekening atas nama seorang yang hanya ibu rumah tangga tapi sangat aktif. Semisal dana terus masuk dan juga keluar sangat aktif. Atau saldo yang sangat besar. Jika tidak ada benefical owner atau identitas sumber dana, hal ini tentu jadi mencurigakan. Namun jika ada identitas sumber dana yang ternyata suaminya yang merupakan pengusaha tentu hal ini tak jadi mencurigakan. 

Aturan yang seperti ini terkadang membuat nasabah merasa tidak nyaman. Siapapun akan gerah jika dicurigai. Namun sebenarnya syarat seperti ini merupakan aplikasi dari perundang-undangan. Bank mencoba menurunkannya dalam aturan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang calon nasabah bank Mandiri mengeluh karena ia sempat ditolak saat membuka rekening. Ia ditolak karena saat itu mengaku sebagai ibu rumah tangga.

"Saya langsung ditolak membuka rekening karena tidak bekerja," katanya. Mulanya saat ditanya ia hanya mengaku sebagai ibu rumah tangga biasa. Karena itu langsung ditolak oleh petugas counter.

"Tapi petugas counter kemudian berubah pikiran dan mengizinkan membuka rekening setelah meminta identitas diri dan tahu ternyata saya dokter," cerita Makai.(pma)

Penulis: Prawira Maulana
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved