Dugaan Suap Bupati Bekasi
Bos Lippo Group Billy Sindoro Ditangkap KPK, Siapa Dia?
Bukan kali pertama Billy ditangkap. Pada 2009 dia pernah divonis 3 tahun penjara kasus suap.
JAKARTA, TRIBUN-- Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap , Senin (15/10/2018) malam. Billy diduga menyuap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi.
"Tim telah mengamankan BS, pihak swasta. Saat ini sedang dalam perjalanan ke KPK untuk proses lebih lanjut," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta. Menurut Febri, penyidik KPK menangkap Billy di rumahnya. Setelah tiba di Gedung KPK, Billy akan langsung menjalani pemeriksaan.
Billy disangka menyuap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi. Selain Billy, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka pemberi suap. Masing-masing yakni Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group. Sementara, satu tersangka pemberi suap lainnya adalah Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.
Billy dan tiga orang lainnya diduga memberi suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Neneng selaku bupati dan para kepala dinas diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.
Ternyata ini bukan kali pertama Billy ditangkap. Pada 2009 silam, Billy selaku Komisaris pada PT Bank Lippo Tbk dan Eksekutif pada Kelompok Perusahaan Perusahaan Lippo (KPPL atau Lippo Group), juga pernah divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 200 juta.
Billy divonis bersalah karena menyogok Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Iqbal senilai Rp 500 juta.
Akibat kasus penangkapan Billy kemarin, saham-saham lippo grup jeblok. Seperti dilansir kontan.co.id, pada perdagangan sesi I ini saham-saham group Lippo kompak berada di zona merah. Tercatat 4 saham grup Lippo seperti PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) masih terkatung-katung.
Berdasarkan data RTI, hingga pukul 11.23 WIB saham LPCK turun 10,83% ke level Rp 1.245 per saham, saham LPKR turun 6,9% ke level Rp 270 per saham, saham MPPA juga turun 3,55% ke level Rp163 per saham. Sedangkan saham LPPF stagnan di level Rp 6.000 per saham.
==
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Tangkap Petinggi Lippo Group Billy Sindoro di Rumahnya", https://nasional.kompas.com/read/2018/10/15/23411761/kpk-tangkap-petinggi-lippo-group-billy-sindoro-di-rumahnya.
Penulis : Abba Gabrillin
Editor : Dian Maharani