Berita Pagaralam

Survei Wisata Pagaralam : Wisatawan Puas Keindahan Alam tapi Tidak Puas Fasilitas dan Keramahan

Salah satu indikator tidak puas dan kurang puasnya pengunjung wisata Pagaralam adalah minimnya kegiatan dan outbound dan keramahan petugas

Sripo/ Wawan Septiawan
RAPAT MASALAH PARIWISATA : Wakil Walikota Pagaralam, M Fadli saat mendengarkan Penyampaian Hasil Survey Kepuasan Masyarakat di bidang Kepariwisataan Kota Pagaralam yang merupakan bagian dari penyusunan KLHS dan RPJMD Kota Pagaralam tahun 2018-2023 yang dilksanakan di ruang rapat Besemah I Setdako Kota Pagaralam,Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Berdasarkan hasil survei Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pagaralam yang bekerja sama dengan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) menyatakan bahwa tingkat ketidakpuasan pengunjung (wisatawan) ke Kota Pagaralam masih cukup tinggi.

Saat ini tingkat kepuasan dan kurang puas berada di atas 30 persen.

Hal ini terungkap dalam Penyampaian Hasil Survey Kepuasan Masyarakat di bidang Kepariwisataan Kota Pagaralam yang merupakan bagian dari penyusunan KLHS dan RPJMD Kota Pagaralam tahun 2018-2023 yang dilaksanakan di ruang rapat Besemah I Setdako Kota Pagaralam,Senin (15/10/2018).

Baca: Niat Sholat Tahajud, Lengkap dengan Tata Cara dan Manfaatnya, Bisa Langsung di Download

Baca: 2 Tahun Lebih Asuh Anak-anaknya, Begini Perlakuan Zaskia Adya Mecca ke Sang Baby Sitter

Dalam paparanya Akdemisi Fakultas Unsri menilai bahwa penelitian atau survei dilakukan di tiga lokasi utama yaitu kawasan wisata tangga 2001, Tugu Rimau dan Dempo Park pada bulan Maret-Mei 2018.

Survei menggunakan teknis analis deskriftif data primer (Kuesioner dan wawancara) dengan data skunder dari BPS, Bappeda dan Dinas Pariwisata.

Salah satu indikator tidak puas dan kurang puasnya pengunjung adalah minimnya kegiatan dan outbound, penampilan dan keramahan petugas.

Baca: Hari Ini Ahmad Dhani Mangkir Dari Panggilan Polda Jatim, Kasus Dugaan Utang Rp 200 Juta

Baca: MotoGP Jepang 2018 : Jadwal dan Siaran Langsung, Valentino Rossi Ingin Perbaiki Peringkat

Bukan itu saja sarana dan Prasarana bahkan kebersihan area wisata seperti toilet dan area parkir juga menjadi keluhan wisatawan. Untuk itu harus menjadi perhatian serius Pemkot Pagaralam.

Data yang dihimpun sripoku.com, Senin (15/10/2018) menyebutkan, pendapat pengunjung setelah berwisata ke Pagaralam memiliki nilai postif dengan 65,89 persen puas dan 27,13 persen sangat puas, dan kepuasan tertinggi menurut pengunjung merupakan keindahan alam dengan persentase sebesar 41,86 persen puas dan 51,16 persen sangat puas.

Menyikapi hasil survei ini Kadis Pariwisata, Syamsul Bahri Burlian mengatakan, bahwa survei yang disampaikan tidak mewakili seluruh objek wisata di Pagaralam karena hanya mengambil sampel beberapa objek wisata saja.

"Survei ini dilakukan pada dimusim sepi, karena perlu diketahui bahwa pengunjung ke Kota Pagaralam hanya berdasarkan musim yaitu pada aaat musim libur," ujarnya.

Baca: Timnas Indonesia : Janji Andik Vermansah Bawa Timnas Indonesia Juara di Piala AFF 2018

Baca: Informasi Kekeringan Kemarau Panjang Akan Terjadi Pada Tahun 2019 sampai 2022, Ini Penjelasan BMKG

Dikatakan Syamsul, waktu yang baik untuk melakukan penelitian atau survei seharusnya dilakukan dari bulan Desember hingga Januari.
Pasalnya pada waktu itu biasanya wisatawan sedang banyak berkunjung ke Pagaralam.

Wakil Walikota Pagaralam, M Fadli mengatakan, seharusnya survei ini dilakukan berdasarkan hulunya yakni On The Spoot atau titik dilapangan. Karena biasanya data hasil survei memang tidak sesuai dengan lapangan.

"Namun, dengan adanya survei ini juga menjadi masukan yang baik bagi Pemkot Pagaralam untuk terus berbenah sehingga sektor Pariwisata di Pagaralam. Apalagi Pagaralam saat ini sudah masuk dalam destinasi wisata nasional," katanya.(SP/ Wawan Septiawan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved