Pemilu 2019

Mahfud MD Jelaskan Kampanye Negatif tak Dilarang, tapi Kampanye Seperti Ini yang Bisa Dihukum

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD ikut berkomentar terkait kampanye hitam dan kampanye negatif

Mahfud MD Jelaskan Kampanye Negatif tak Dilarang, tapi Kampanye Seperti Ini yang Bisa Dihukum
Kompasiana.com
Kampanye hitam 

TRIBUNSUMSEL.COM - Masa kampanye pemilihan umum (pemilu) 2019 telah dimulai sejak 23 September lalu.

Baik capres dan cawapres hingga calon anggota legislatif telah melakukan kampanye.

Baca: Begini Komentar Pedas Fadli Zon Terkait Pidato Game of Throne Presiden Jokowi di Acara IMF Viral

Pakar hukum tata negara sekaligus mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD ikut berkomentar terkait kampanye hitam dan kampanye negatif.

Baca: Ditanya Bolehkah Eks PKI dan HTI Memilih di Pemilu 2019 , Begini Jawaban Tegas Mahfud MD

Melalui akun twitternya, Mahfud menjelaskan perbedaan dua arti kampanye negatif dan hitam

Hal itu menanggapi maraknya kampanye negatif dan kampanye hitam jelang pemilihan pada April 2019 mendatang.

Baca: Dhani dan Rizky 2 Ajudan Pribadi Capres Prabowo, Mengaku Masih Jomblo, Mau Nikah Kalau

Menurut Mahfud, black campaign atau kampanye hitam merupakan kampanye yang penuh fitnah dan kebohongan tentang lawan politik.

Baca: Deretan Foto Kocak Cawapres Sandiaga Saat Kampanye, Tengkurap di Jembatan Sampai Pakai Wig Petai

Sedangkan kampanye negatif adalah kampanye yang mengemukakan sisi negatif atau kelemahan faktual tentang lawan politik.

Bagaimana dari sisi tindakan hukum atau perbuatan melawan hukum ?

Mahfud menegaskan, yang bisa dihukum hanya kampanye hitam.

Selain itu, mahfud juga mengumpamakan contoh kampanye negatif dan kampanye hitam.

Halaman
12
Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved