Mengapa Perokok Tak Kena Kanker Paru-paru, yang tak Merokok Kena Kanker?, Simak Penelitiannya

Namun, tidak semua perokok terkena kanker paru dan bukan berarti orang yang tidak merokok bebas dari kanker paru

Mengapa Perokok Tak Kena Kanker Paru-paru, yang tak Merokok Kena Kanker?, Simak Penelitiannya
Google.com
ilustrasi kawasan tanpa rokok (KTR) 

"Nikotin itu lebih dominan kepada adiksi atau kecanduannya. Semakin lemah kadar yang diberikan, orang yang ketagihan jadi cenderung merokok lebih banyak. Akibatnya, iritasinya lebih banyak, dan risikonya lebih tinggi," kata Elisna.

Jika Anda sadar dan ingin berhenti merokok agar sehat, itu adalah pilihan tepat.

Namun, Elisna mengingatkan, dibutuhkan waktu setidaknya 15 tahun setelah berhenti merokok agar kondisi paru sama dengan orang yang tidak merokok.

Bukan perokok, tapi kena kanker paru Seperti disebutkan dokter Sita, kanker paru tidak hanya menyerang perokok aktif saja.

Menurut data di Inggris, ada sekitar 6.000 orang bukan perokok yang didiagnosis kanker paru setiap tahunnya. Menariknya, kebanyakan pasien kanker paru dan bukan perokok adalah wanita.

Namun, belum ada yang dapat memastikan apa penyebab wanita yang tidak merokok juga bisa terkena kanker paru.

Ahli menduga, hal ini ada kaitannya dengan faktor genetik yang dikombinasikan dengan paparan zat pemicu kanker seperti asbestos, gas radon, bahan pelarut, asap buangan mesin diesel, juga paparan asap orang lain.

Ada temuan menarik lain yang diungkap oleh Stephen Spiro dari British Lung Foundation.

Menurut Stephen, kanker paru yang dialami perempuan nonperokok mungkin memang tidak ada hubungannya dengan asap rokok.

Pasalnya, penyakit mematikan ini sudah kerap menimpa wanita di awal abad ke-20 sebelum kebiasaan rokok menyebar.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved