Caleg 2019

Kepala SMP Negeri 3 Palembang Jadi Caleg Beri Klarifikasi, Mundur Caleg Pilih PNS Karena Lebih Pasti

Ia mengakui jika keputusannya menjadi caleg karena kekurangan pahaman terkait peraturan serta prosedur PNS yang akan mencalonkan diri

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
istimewa/kompas.com
M Ansyori salah satu Caleg Dapil 4 Palembang yang masih berstatus sebagai kepala sekolah SMP Negeri 3 Palembang.(ISTIMEWA) 

TRIBUNSUMSEL. COM, PALEMBANG - Setelah heboh kabar yang menyebutkan dirinya maju menjadi calon legislatif (caleg), Kepala SMP Negeri 3 Palembang, M Ansyori memberikan klarifikasi, Rabu (26/9/2018).

Ia mengatakan telah mengambil keputusan untuk mundur dari pencalonannya sebagai calon legislatif.

"Dari pada lanjut menjadi Caleg, saya lebih memilih tetap jadi PNS, apalagi tugas ini sudah saya jalani selama 37 tahun,"ujarnya.

Ia mengakui jika keputusannya menjadi caleg karena kekurangan pahaman terkait peraturan serta prosedur PNS yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Baca: Pengen Nonton Opening Ceremony Asian Para Games 2018? Begini Cara Beli Tiketnya

Baca: Tak Hanya Pak Eko, Kali Ini Wanita di Jatim Alami Hal yang saama Gara-gara Mencuci Kendaraan

"Saya pensiun tanggal 1 April, pemilihan legislatif tanggal 17 April, jadi saya fikir itu tidak masalah, terus juga ada orang KPU yang bilang kami tunggu SK pensiunnya terbit, jadi saya coba-coba dan tidak tau jika ada masalah seperti ini, karena saya memang tidak mengerti, " Paparnya.

Ansori menambahkan jika sebelum mendaftar menjadi caleg dari partai Perindo, ia terlebih dahulu telah berkonsultasi dengan beberapa staff di BKD ( BK-PSD).

"Pas saya konsultasi kata mereka coba-coba saja pak, karena kan memang sudah akan memasuki masa persiapan pensiun, terus mereka bilang SK (Surat Keputusan) pensiun saya tinggal cetak di Jakarta," Ungkapnya.

Baca: 6 Rencana PSSI Setelah Kompetisi Liga 1 Indonesia Diberhentikan Sementara Waktu

Baca: Arah Dukungan Gusdurian di Pilpres 2019, Ditentukan Sore ini

Meskipun begitu, Ansori mengaku tidak ingin menyalahkan siapapun atas hal tersebut. Ia lebih memilih menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran yang berharga.

"Saya harus siap menghadapi konsekuensinya dan mengikuti semua prosedur. Kemarin diberikan dua pilihan oleh BK-PSD, mau lanjut nyaleg atau tetap jadi PNS. Jawaban dari saya jelas, tetap menjadi PNS, karena ini kan pekerjaaan pasti, pensiunnya ada, beda sama caleg yang masih menerawang belum jelas, " Katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebenarnya alasannya maju menjadi caleg bukan karena ingin mencari materi yang lebih.

"Saya inikan sudah mengabdi di dunia pendidikan selama lebih kurang 37 tahun, jadi saya fikir ilmu dan kemampuan saya ini bisa digunakan untuk banyak orang, caranya ya jadi anggota legislatif, tapi kalau urusannya seperti ini mending saya tinggalkan dan tetap jadi PNS, " Ujarnya.

Baca: KPK Garap Dana Awal Kampanye Peserta Pemilu, Cegah Hasil Korupsi

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Inilah Deretan Artis Indonesia yang Memilih Jadi PNS

Saat ini Ansori mengatakan telah membuat surat pengunduran diri sebagai calon legislatif.

"Semuanya sudah saya urus dan semoga semuanya bisa cepat selesai," Ujarnya.

Sementara itu Kabid SMP Kota Palembang, Drs H Herman Wijaya MSi mengatakan, telah mendengar kabar terkait Kepala SMP 3 Palembang yang diketahui mencalonkan diri sebagai bakal Calon Legislatif.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved