Berita Lubuklinggau

Curi Perhatian, Merpati Dilepaskan Kajari Lubuklinggau di Deklarasi Pemilu Damai Berputar-putar

Deklarasi damai dalam mewujudkan pemilihan umum (Pemilu) tersebut diselenggarakan di Gedung Kesenian Kelurahan Kayu Ara Kota Lubuklinggau

Curi Perhatian, Merpati Dilepaskan Kajari Lubuklinggau di Deklarasi Pemilu Damai Berputar-putar
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Deklarasi damai dalam mewujudkan pemilihan Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tersebut diselenggarakan di Gedung Kesenian Kelurahan Kayu Ara Kota Lubuklinggau, Rabu (26/9/2018) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Polres Lubuklinggau bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan perwakilan Partai Politik (Parpol) setempat menggelar deklarasi pemilu damai.

Deklarasi damai dalam mewujudkan pemilihan Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden tersebut diselenggarakan di Gedung Kesenian Kelurahan Kayu Ara Kota Lubuklinggau.

Dalam deklarasi tersebut masing -masing politisi perwakilan Parpol menandatangani nota kesepakatan bersama dan diakhiri melepaskan burung merpati tanda disepakatinya pemilu damai.

Baca: Mc Gregor vs Khabib Nurmagomedov : Begitu Tenangnya Khabib Saat Dicaci Maki Mc Gregor

Baca: PSSI Anniversary Cup 2018 : Timnas Indonesia U-19 Dibantai China 3-0, ini Penjelasan Indra Sjafri

Namun dalam pelepasan burung merpati tersebut, burung yang dilepaskan oleh Kajari Lubuklinggau hanya berputar-putar kemudian turun, burung tersebut baru terbang setelah diterbangkan kembali.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar mengatakan tahapan-tahapan krusial Pemilu sudah dimulai, Pemilu tahun 2019 berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

"Karena lima tahapan pemilihan dilaksanakan secara bersamaan mulai Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota," ujarnya dalam sambutan. Rabu (26/92018).

Baca: Kepala SMP Negeri 3 Palembang Jadi Caleg Beri Klarifikasi, Mundur Caleg Pilih PNS Karena Lebih Pasti

Baca: Pengen Nonton Opening Ceremony Asian Para Games 2018? Begini Cara Beli Tiketnya

Untuk Kota Lubuklinggau sendiri Pilkada Kota Lubuklinggau di ikuti sebanyak 15 Parpol yang diikuti 403 Calon legislatif.

Menurutnya setiap peristiwa kontestasi pasti akan menimbulkan polarisasi dimasyarakat.

"Jangan sampai berimbas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Untuk itu kami mengajak peserta untuk turun tangan menjaga kondisi masyarakat aman damai dan sejuk," pertegasnya.

Sementara Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe mengatakan jika pesta demokrasi bukan satu kali ini saja dilakukan di Kota Lubuklinggau.

Ia menilai jika orang-orang yang hadir saat ini adalah orang berpengalaman.

"Semua yang bertanding diharapkan perlu legowo, jangan neko-neko, kalah dan menang itu merupakan hal yang biasa," ujarnya.

Visi kota Lubuklinggau menjadikan kota metropolis madani, sedangkan Kota Lubuklinggau tidak punya Sumber Daya Alam (SDA), salah satu cara untuk mewujudkannya dengan memperbanyak jumlah orang berkunjung.

"Itulah yang harus kita jaga supaya keberagamaan ini tetap terjaga, di Kota Lubuklinggau banyak suku,
Jawa saja ada 30 persen, belum lain-lainnya. Jika tidak aman otomatis pengunjung tidak akan berkunjung ke Lubuklinggau," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved