Asian Games 2018

Pengamat Transportasi : Jangan Panik, SEA Games Saja Kita Bisa, tak Perlu Buka Tutup Jembatan Ampera

Tidak perlu dilakukan buka tutup Ampera. Tapi hanya dibatasi saja di waktu-waktu tertentu.

Pengamat Transportasi : Jangan Panik, SEA Games Saja Kita Bisa, tak Perlu Buka Tutup Jembatan Ampera
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
MACET - Suasana kemacetan di Kawasan Jembatan Ampera, Palembang, Senin (7/5/2018). Kemacetan ini diakibatkan perbaikan Ampera yang membuat penyempitan jalan di Jembatan Ampera.TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAHBLIBERTO 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Saat Asian Games lalu lintas di sepanjang jalan utama yaitu mulai dari Charitas hingga ke Ampera akan diberlakukan buka tutup, dengan alternatif melalui jembatan Musi II.

Menyikapi hal tersebut Pengamat Transportasi Sumsel, Syaidina Ali mengatakan, bahwa harusnya tidak perlu dilakukan buka tutup. Tapi hanya dibatasi saja di waktu-waktu tertentu.

"Menurut saya tidak perlu buka tutup, tapi dikawal dan dikendalikan. Bisa dengan menambah petugas yang distand by kan di lokasi yang rentang macet," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (13/8/2018).

Baca: Harley Davidson Hanya Layani Pengawalan Tamu Negara Selevel Menteri di Asian Games Palembang

Titik-titik kemacetan menurutnya diantaranya yaitu di KM 5, Charitas, tikungan 7 Ulu dan lain-lain. Nah di titik-titik yang rawan kemacetan ini ditambahkan saja petugas.

Lalu kendalikan juga kendaraan yang dari Prabumulih, Sekayu dan lain-lain dibatasi. Jangan numpuk di Sudirman ataupun Kolonel Atmo. Begitu juga dengan bentor dan becak dikurangi. Lalu maksimalkan angkutan transmusi.

"Mengadapi Asian Games ini jangan panik. Kan waktu PON dan SEA Games saja bisa, berarti harusnya saat Asian Games juga bisa. Macet itu pasti, karena ciri dari kota maju yaitu macet. Untuk itu kita jangan menghindari kemacetan ini dengan mengalihakan ke arah Musi II, melainkan harus bisa mengendalikan kemacetan tersebut," ungkapnya.

Baca: Gara-gara Motor Saling Pepet, Pria di Lubuklinggau Ini Tewas Ditikam

Menurutnya ketika dialihkan ke Musi II, maka beban masyarakat akan bertama terutama biaya BBM pastinya akan meningkat karenakan muter. Itu suatu hal yang mubajir, karena BBM terbuang sia-sia.

"Apa dengan dialihkan ke Musi II jalanan bisa lancar. Yang ada malah bisa menumpuk. Apalagi seperti di Jalan Prameswara itu suka macet, nanti kalau tidak diatur makan akan terjadi penumpukan kendaraan," jelasnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved