Tol Palindra Operasional Penuh Sepanjang 22 Km, Masih Pakai Tarif Lama

Belum dikenakannya tarif resmi kendaraan mulai dari pintu Tol Palembang sampai menuju ke gerbang Tol Indralaya

Tol Palindra Operasional Penuh Sepanjang 22 Km, Masih Pakai Tarif Lama
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kondisi arus lalu lintas di jalan Tol Palindra nampak mulai ramai dilewati para pengguna roda empat yang melintas pada H-7 lebaran, Sabtu (9/6/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) mulai dari gerbang tol Palembang hingga gerbang tol Indralaya sejauh 22 kilometer, Senin (6/8/2018) sudah bisa dilintasi.

Pihak operasional Hutama Karya (HK) Tol Palindra tetap mengenakan tarif lama yakni senilai Rp 6.000 untuk satu kali masuk.

Nilai tersebut dihitung jarak tempuh tujuh kilometer. Belum dikenakannya tarif resmi kendaraan mulai dari pintu Tol Palembang sampai menuju ke gerbang Tol Indralaya.

Operasional HK Tol Palindra masih menunggu petunjuk dari pusat mengenai besaran tarif yang nantinya akan dikenakan untuk setiap kendaraan yang masuk.

Baca: Pernah Maniak Rokok, Mantan Atlet Indonesia Ini Kini15 Tahun Bertahan dengan Satu Paru-paru

"Sejak kemarin, operasional jalan tol Palindra sudah dibuka dan sudah bisa dilintasi dari mulai gerbang tol Palembang sampai ke Indralaya. Untuk tarif, kita tetap mengenakan tarif lama. Karena belum ada petunjuk resmi dari pusat," ujar Kepala Operasional Hk Tol Palindra Darwan Edison.

Dijelaskan Darwan, mengenai tarif yang nantinya akan dikenakan, pihaknya belum tahu mengenai besaran tarif yang dikenakan kepada pengendara.

Tidak menutup kemungkinan akan dikenakan tarif senilai Rp 900 perkilometer untuk kendaraan jenis minibus.

Baca: 2 Syarat inilah yang Diajukan Ustad Abdul Somad Mau Maju Dampingi Prabowo di Pilpres 2019

"Tapi nantilah, kita menunggu instruksi dari pusat mengenai besaran tarif. Tentu setiap kendaraan itu berbeda-beda tarif yang akan dikenakan," jelasnya.

Teks photo : Kendaraan pribadi jenis minibus Toyota Avanza melintas di gerbang masuk tol Palindra di Desa Pegayut Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. (SP/Beri Supriyadi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved