Malam Langit Gelap

Arti Malam Langit Gelap-3 Fenomena ini Akan Hiasi Langit di 'Malam Langit Gelap' 6 Agustus 2018

Arti dan makna malam langit gelap 6 Agustus 2018, makna langit gelap, apa itu malam langit gelap? pfenomena malam langit gelap

Arti Malam Langit Gelap-3 Fenomena ini Akan Hiasi Langit di 'Malam Langit Gelap' 6 Agustus 2018
Shutterstock
Ilustrasi pemandangan langit di malam hari 

Dan ya, Saturnus akan menjadi yang paling redup di antara keempatnya.

Si planet bercincin ini akan muncul dengan warna putih kekuningan. Baik Jupiter dan Saturnus, mereka tidak akan jauh dari zenith saat Matahari terbenam.

Planet-planet ini bisa diamati dengan mata telanjang di seluruh Indonesia selama cuaca cerah.

Namun, kenampakannya hanya seperti bintang-bintang saja. Kamu perlu teleskop untuk bisa mengamainya lebih jelas.

 
2. Hujan Meteor Eta Akuariid
 
Malam Langit Gelap juga akan dihiasi oleh peristiwa hujan meteor, yakni hujan meteor Eta Akuariid.
Hemm, apa sih hujan meteor itu?
Hujan meteor berbeda dengan hujan air yang munculnya keroyokan.
Kamu hanya akan melihat banyak meteor yang melintas dalam satu malam.
Meteor-meteor tersebut sendiri berasal dari debris atau puing-puing sebuah komet.
Saat mengelilingi Matahari, komet meninggalkan debris di sepanjang jalur orbitnya.
Ketika Bumi melintasi bekas jalur orbit komet tersebut, puing-puing tadi, yang terdiri dari batuan sekecil butiran pasir hingga sebesar bola kasti, akan masuk ke atmosfer Bumi sebagai meteor.
 
Eta Akuariid. Kredit: Stellarium/InfoAstronomy.org
Hujan meteor yang akan mencapai puncaknya pada 6 Agustus adalah hujan meteor Eta Akuariid.
Dengan intensitas 8 sampai 15 meteor per jam, kita bisa melihatnya memancar dari rasi bintang Akuarius.
Pengamatan bisa dilakukan mulai tengah malam saat kondisi langit benar-benar gelap.
Tidak tahu di mana arah rasi bintang Akuarius? Cukup berbaring sambil mengamati langit saja.
Meteor-meteor akan muncul dari segala arah.
Pengamatan bisa dilakukan tanpa teleskop di seluruh Indonesia selama cuaca cerah.
 
3. Bentangan Galaksi Bimasakti
Suka astrofotografi? Itu artinya, kamu juga pasti suka kondisi langit yang minim polusi cahaya.
Nah, momen Malam Langit Gelap ini bisa dimanfaatkan untuk memotret bentangan galaksi Bimasakti di langit!
Pada tanggal 6 Agustus nanti, area jantung galaksi Bimasakti (rasi bintang Sagitarius dan Skorpius) sudah berada pada ketinggian 40 derajat dari cakrawala timur saat Matahari terbenam.
Bila kamu ingin memotretnya, kamu bisa melakukannya dengan kamera DSLR ataupun kamera smartphone.
 
Bimasakti 6 Agustus. Kredit: Stellarium/InfoAstronomy.org
Untuk bisa melihat bentangan galaksi Bimasakti dengan mata telanjang, kamu perlu kondisi langit yang gelap dan bebas polusi cahaya.
Sangat cocok bukan dengan kampanye Malam Langit Gelap?

Penulis: Muhamad Edward
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved