Berita OKU Timur

Lewati Jalan Lintas Tengah OKU Timur Hati-hati, Banyak Aspal Terkelupas

Pengguna kendaraan yang melintasi ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, di Kabupaten OKU Timur hati-hati.

Lewati Jalan Lintas Tengah OKU Timur Hati-hati, Banyak Aspal Terkelupas
SRIPO/Evan
Pengguna kendaraan yang melintasi ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, di Kabupaten OKU Timur hingga perbatasan Provinsi Lampung agar berhati-hati. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Peng

Baca: Penyebab LRT Palembang Mogok Saat Hujan, Ini Penjelasan PT INKA

Baca: Ustaz Abdul Somad Tersenyum Saat Ditanya Cawapres di Tabligh Akbar BKB Palembang

guna kendaraan yang melintasi ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, di Kabupaten OKU Timur hingga perbatasan Provinsi Lampung agar berhati-hati.

Hal itu disebabkan karena saat ini sedang dilakukan perbaikan jalan, dengan cara mengupas beberapa titik untuk kemudian diaspal kembali.

Meski aspal jalan yang dikupas tidak terlalu dalam, namun hal itu bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan terutama kendaraan roda dua karena bisa terpeleset ketika melalui pinggir jalan yang belum diperbaiki.

"Perbaikannya sebagian sudah selesai dan sudah diaspal kembali. Namun ada beberaa lokasi yang belum diperbaiki dan masih berlubang sehingga cukup membahayakan pengendara terutama sepeda motor," ujar Anas (24) pengendara sepeda motor yang sempat tergelincir ketika melintas karena tidak mengetahui ada perbaikan jalan.

Terlebih kata dia, saat malam hari, lokasi jalan berlubang banyak yang ditempat gelap dan tanpa penerangan sehingga sangat membahayakan.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati dan waspada agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

"Kalau malam hari lokasi perbaikannya tidak terlihat sehingga pengendara kadang terkejut dan dapat memicu kecelakaan lalu lintas," katanya.

Sementara Harun pengguna jalan lainnya berhara kepada pihak yang melakukan pekerjaan agar tidak membiarkan lubang menganga terlalu dalam karena bisa membahayakan pengendara.

Dirinya berharap setelah dikupas segera dilakukan penambalan sehingga tidak mengkhawatirkan pengendara dan menyebabkan kecelakaan.

"Semestinya jangan terlalu lama sehingga tidak membahayakan," katanya.

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved