Tol Palindra

Tol Palindra 22 Kilometer Siap Digunakan, Kepala Operasional Jelaskan Waktu Operasional

semuanya sudah beres. Bahkan lebih baik pada saat fungsional lebaran kemarin

Tol Palindra 22 Kilometer Siap Digunakan, Kepala Operasional Jelaskan Waktu Operasional
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kondisi arus lalu lintas di jalan Tol Palindra nampak mulai ramai dilewati para pengguna roda empat yang melintas pada H-7 lebaran, Sabtu (9/6/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Operasional tol Palembang-Indralaya (Palindra) diprediksi pada minggu-minggu ini resmi dibuka.

Selama ini diketahui, jalan tol Palindra hanya bisa dilintasi sejauh tujuh kilometer sampai ke gerbang Pemulutan Desa Simpang Pelabuhan Dalam.

Dengan dibukanya akses tol Palindra sampai ke Indralaya, warga setempat pun sangat menyambut baik.

Kepala Operasional Cabang Tol Palindra Hk Darwan Edison saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya belum bisa menyebutkan secara pasti hari, waktu dan jadwal resmi mulai dilintasinya jalur tol Palindra mulai dari gerbang tol Palembang sampai ke Indralaya sejauh 22 kilometer.

"Kita masih menunggu instruksi dari pusat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, dibawah minggu-minggu ini, seksi III dari mulai gerbang tol Palembang sampai menuju ke Indralaya sudah bisa dilintasi kendaraan," katanya, Selasa (31/7/2018).

Untuk infrastruktur sarana dan prasarana lainnya, seksi I dan seksi III dikatakan Darwan Edison tidak ada masalah, semuanya sudah beres. Bahkan lebih baik pada saat fungsional lebaran kemarin.

"Tidak ada lagi pengerjaannya. Petugas kita sedang melakukan pembersihan," jelas Darwan Edison. Ia menambahkan, misalkan sudah ada instruksi dari pusat, besoknya langsung dibuka.

Lanjut Edison, pihaknya belum tahu mengenai siapa yang bakal meresmikan. Begitu juga mengenai tarif operasional yang dikenakan untuk kendaraan.

"Biasanya dibuka dulu ke publik, enggak langsung bayar. Mudah-mudahan tidak menutupkemungkinan dibawah minggu-minggu ini sudah bisa dilintasi," jelas Darwan Edison.

Untuk kendaraan bertonase besar diingatkan, saat melintasi jalur tol supaya tidak boleh melebihi kapasitas muatan dan over dimensi ketinggian.

Warga menganggap ada sisi positif dan sisi negatif apabila nantinya akses tol Palindra sudah bisa dilintasi.

Sisi positifnya, menurut Adi (30), jarak tempuh dari Palembang menuju ke Indralaya hanya memakan waktu kurang dari 30 menit. Jadi tidak lagi melintasi jalan umum yang membutuhkan waktu tempuh lebih dari satu jam.

"Belum lagi kalau jalannya macet," ujar Adi. Jadi lanjutnya dengan adanya jalan tol Palindra, arus lalulintas menjadi lancar tanpa hambatan.

Sisi negatif karena ada tol Palindra tentu membuat kekhawatiran sejumlah pelaku usaha seperti rumah makan, bengkel, SPBU, serta sektor lainnya.

Mereka khawatir bila nantinya tol Palindra resmi dilalui kendaraan tentu mengakibatkan omzet pendapatan mereka menjadi menurun.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved