Saat Menjabat Presiden, Soeharto Rela Berkorban Darah Demi Memerangi Calo Darah Saat Itu

Dalam rangka memerangi calo-calo darah, bapak berkenan mendonorkan darahnya

Saat Menjabat Presiden, Soeharto Rela Berkorban Darah Demi Memerangi Calo Darah Saat Itu
instagram

TRIBUNSUMSEL.COM -  Kejahatan yang muncul di era orde baru menyadarkan mantan Presiden Soeharto mulai mendonorkan darahnya. 

Bahkan semakin lama Soeharto rutin mendonorkan darahnya. 

Baca: Imran Khan Atlet Kriket Menangi Pilpres Pakistan Ikuti Jejak Weah, Berikut 5 Atlet Sukses di Politik

Baca: Heboh Beredar Surat Pengunduran Diri Sebagai Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan : Itu Palsu

Baca: Politisi Golkar Ibaratkan Pertarungan Prabowo Melawan Jokowi Laga El Clasico

Tutut Soeharto membagikan kisah itu dalam postingan terbarunya di akun instagram pribadinya @tututsoeharto, Jumat (27/7/2018).

@tututsoeharto menulis kisah itu sambil menyertakan foto ketika Soeharto mendonorkan darah dengan ditemani dokter Rusmono, dokter pribadi presiden. 

@tututsoeharto menulis bahwa Soeharto mendonorkan darah untuk memerangi kejahatan berupa memerangi para calo-calo darah yang berkeliaran pada masa itu. 

Inilah tulisan lengkap @tututsoeharto dalam postingan tersebut : 

BAPAK PENDONOR DARAH

Pada saat-saat tertentu, dalam membantu PMI menyediakan darah bagi penderita yang membutuhkan, dan dalam rangka memerangi calo-calo darah, bapak berkenan mendonorkan darahnya.

Menurut bapak, walau hanya sekantung darah yang kita sumbangkan, kemungkinan bisa membantu memperpanjang usia si penerima donor.

Dengan menyumbangkan darah kita, kita akan lebih sehat. Karena darah yang kita sumbangkan akan berganti dengan darah baru yang diproduksi dalam tubuh kita. Jangan takut darah kita akan habis.

BAPAK PENDONOR DARAH Pada saat-saat tertentu, dalam membantu PMI menyediakan darah bagi penderita yang membutuhkan, dan dalam rangka memerangi calo-calo darah, bapak berkenan mendonorkan darahnya. Menurut bapak, walau hanya sekantung darah yang kita sumbangkan, kemungkinan bisa membantu memperpanjang usia si penerima donor. Dengan menyumbangkan darah kita, kita akan lebih sehat. Karena darah yang kita sumbangkan akan berganti dengan darah baru yang diproduksi dalam tubuh kita. Jangan takut darah kita akan habis. Foto ini ketika bapak melakukan donor darah dan ditemani dr. Rusmono (Dokter Pribadi Presiden). Bapak tampak bahagia. Saya belum berkerudung, jadi peristiwa dalam foto ini sebelum tahun 1989. #Presiden #Soeharto #Donor #Darah
Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved