Pilpres 2019

Elit Demokrat Jelaskan Politik Dinasti dan Regenerasi, Andi Arief : Publik Kehendaki AHY Cawapres

Andi Arief memberi pencerahan terhadap publik atas keikutsertaanya Agus Harimurti Yudhoyono dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres)

Elit Demokrat Jelaskan Politik Dinasti dan Regenerasi, Andi Arief : Publik Kehendaki AHY Cawapres
Net
Andi Arief

TRIBUNSUMSEL.COM - Mantan Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief memberi pencerahan terhadap publik atas keikutsertaanya Agus Harimurti Yudhoyono dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Baca: Netizen Ramaikan #MilenialDukungPrabowoAHY dan #KitaBerjodo

Baca: Gugat ke MK Agar Bisa Cawapres 3 Kali, Mantan Menteri Perekonomian Tanggapi Keras

Anak bungsu dari ulama Lampung, KH Arief Mahya ini pun memberikan kultwit seperti dilansir dari laman twitternya @AndiArief__

Postingan pada 28 menit yang lalu, dimana Andi berkicau perbedaan politik dinasti dan regenerasi

Ada yang masih bingung perbedaan politik dinasti dan regenerasi. Pemimpin politik menunjuk keluarga tak hitung kehendak masyarakat itu potensi dinasti, tapi kalau dipersiapkan dg cara benar dan mendengar kehendak maayarakat itu regenerasi Pemimpin wajib persiapkan regenerasi.

Selain itu, kicauan selanjutnya SBY dan Partai Demokrat tidak pernah tawarkan AHY Cawapres pada Jokowi dan Prabowo. Jokowi justru bicara pada SBY, AHY diterima publik. Prabowo juga melihat AHY kurang lebih sama dan resmi meminang 2019. AHY tidak aji mumpung, justru meminta Prabowo juga hitung figur lain juga.

Kalau rakyat dan tokoh politik mempertimbangkan juga bahwa AHY selain punya kapasitas dan elektabilitas adalah juga anak SBY, itu bukan politik dinasti. Tapi SBY dan demokrat sukses lakukan regenerasi.

Andi yang juga pengurus DPP Partai Demokrat ini pun, kerap mengcounter pemberitaan atas AHY maupun elit Demokrat.

Andi Arief merupakan aktivis mahasiswa yang dikenal SBY sejak menjabat Komandan Resor Militer 072/Pamungkas di Yogyakarta pada tahun 1995.

Selain kicauan politik dinasti dan regenerasi, Andi juga mentwit atas belum adanya figur selepas SBY pensiun di 2014.

Pentolan aktivis mahasiswa Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini pun menilai, parpol wajib menyumbangkan sosok figur untuk bangsa dan negara.

Halaman
12
Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved