Heboh Video Pria Bonceng Jenazah Pakai Motor, Ini 9 Fakta yang Terjadi

Ramai menjadi pembicaraan dan viral video jenazah dibonceng di sepeda motor.

Tayang:
Editor: M. Syah Beni
Kolase/Tribunjambi
Jenazah dibonceng motor di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARASABAK - Ramai menjadi pembicaraan dan viral video jenazah dibonceng di sepeda motor.

Video tentang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tanjung Jabung Timur ( Satlantas Polres Tanjabtim ) di Provinsi Jambi, yang membantu warga yang sedang ditimpa musibah, itu menyebar cepat.

Berikut 9 fakta dalam peristiwa itu:

1. Polisi bertemu saat di perjalanan

Dalam video itu, terlihat polisi membantu membawa seorang warga yang meninggal dunia yang dijumpainya dalam perjalanan.

Jenazah lelaki yang terlihat sudah tua itu dibonceng di sepeda motor oleh keluarganya.

2. Lokasi di Jambi

Informasi yang diperoleh tribunjambi.com, peristiwa itu terjadi di ruas Jalan PetroChina, tepatnya di Desa Pandan Lagan, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (23/7/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Almarhum diketahui bernama H Kede, warga Kecamatan Kuala Jambi, Tanjung Jabung Timur.

Almarhum sejak beberapa hari terakhir berada di rumah keluarganya, di Desa Pematang Rahim, dalam kondisi sakit sesak napas.

3. Sepeda motor sempat macet

Mengetahui kondisi H Kede yang tidak baik, keluarga membawanya pulang almarhum ke rumahnya di Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Keluarga mengantar lelaki itu tidak menggunakan mobil, melainkan menggunakan sepeda motor matic, dengan cara berboncengan tiga.

Saat dibawa pulang dengan dibonceng di sepeda motor, H Kede masih hidup.

Nahas, belum sampai ke rumah, di tengah perjalanan, H Kede menghembuskan nafas terakhir.

Di tengah jalan, sepeda motor yang digunakan untuk memboncengkan jenazah juga mengalami kerusakan.

 

4. Bantuan 4 orang polisi

Saat itu, ada empat anggota Satlantas Polres Tanjabtim tengah melakukan patroli di wilayah tersebut.

Akhirnya, polisi kemudian memberi bantuan dan membawa jenazah tersebut menggunakan mobil.

Karena lokasi rumah keluarga yang di Pematang Rahim lebih dekat, anggota keluarga memilih membawa pulang ke sana dengan bantuan aparat kepolisian yang menjumpai mereka.

Anggota Sa lantas lah smo kluarganya
Anggota Sa lantas lah smo kluarganya (tribunjambi/syamsul)

5. Viral di Media Sosial

Ternyata, video jenazah dibonceng sepeda motor viral di media sosial.

Video itu memperlihatkan polisi tengah memberhentikan pengendara sepeda motor matic di pinggir jalan.

Video itu memperlihatkan personel kepolisian yang tengah berpatroli menggunakan mobil memberhentikan pengendara sepeda motor yang tengah melintas di jalanan yang sepi.

Polisi lalu lintas itu membantu seorang warga yang telah meninggal dunia tengah perjalanan dibonceng menggunakan sepeda motor.

Saat itu, empat orang anggota Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur, yaitu Brigadir Candra, Brigadir Ari Safrizal, Bripka Andi dan Bripka Memet, sedang melaksanakan patroli sektoral.

Saat patroli rutin itu menjumpai pengendara sepeda motor berbonceng tiga melaju dengan kecepatan tinggi mendahului mobil petugas.

6. Polisi sempat kaget

Saat pengendara sepeda motor itu berhenti, polisi sempat kaget. Ketika dia ditanya, ternyata pengendara motor tersebut sedang membawa laki-laki paruh baya yang telah meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke rumah.

“Innnalilahi, bapak kenapa enggap setop kami saja tadi? Kami bantu langsung. Tadi mau kami salip. Ya, kami bantu. Kami bantu,” kata seorang petugas.

7. Suasana sepi, minim kendaraan melintas

Suasana saat itu sepi, tak banyak kendaraan melintas di daerah itu. Dengan sigap, anggota Satlantas Tanjabtim memberikan pertolongan kepada keluarga yang berduka tersebut.

Karena di sekitar tempat tersebut minim kendaraan yang melintas.

8. Polisi antar ke keluarga

Kepala Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur, AKP Tesmirizal, saat dikonfirmasi tribunjambi.com, menceritakan almarhum diketahui bernama H Kade.

Menurutnya, saat polisi berpatroli, kebetulan menemukan keluarga yang sedang ditimpa musibah.

"Saat itu, almarhum yang sedang sakit dibawa oleh keluarganya menggunakan sepeda motor dari Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendagara Ulu, menuju rumahnya di Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi. Namun ditengah perhalanan almarhum yang sedang sakit itu ternyata meninggal dunia," tutur Tesmirizal, Senin (23/7).

Anggota kepolisian yang menjumpai keluarga yang sedang ditimpa musibah itu selanjutnya membantunya menggunakan kendaraan dinas unit patroli. Mereka membawa almarhum ke rumah duka yang jaraknya 20 kilometer, dengan kondisi jalan berlubang dan berdebu.

9 . Tuai pujian

Video aksi terpuji anggota kepolisian ini pun di unggah ke Media sosial, tak ayal aksi ini pun mendapat pujian dari para warga netizen, satu di antaranya TheMeet Paijo Atlas,

“Selanjutnya dgn menggunakan kendaraan dinas Unit Patroli membawa almarhum kerumah duka yg jaraknya 20KM dgn kondisi jalan yg berlubang dan berdebu. Polri adalah pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Semoga amal ibadah almarhum ditrima di sisi Allah SWT. Aamin.. kejadian sekira pukul 11.00 WIB dini hari. Senin 23 Juli 2018. JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN...” tulis akun tersebut.

Sikap para polisi ini mendapat pujian dari netizen.

Rio Apriandi: Innalilahi wa innailaihi roji'un!!!!

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul 9 Fakta Jenazah Dibonceng di Sepeda Motor, Polisi Bilang Innalillahiwainnailaihirojiun, http://jambi.tribunnews.com/2018/07/24/9-fakta-jenazah-dibonceng-di-sepeda-motor-polisi-bilang-innalillahiwainnailaihirojiun?page=all.


Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved