17 Tahun Silam Tepatnya 23 Juli Megawati Catat Sejarah Sebagai Presiden RI Wanita Pertama

Megawati menggantikan Abdurrahman Wahid usai dimakzulkan oleh DPR Megawati pun tercatat sebagai Presiden ke-5 negara Indonesia sampai 20 Oktober 2004

17 Tahun Silam Tepatnya 23 Juli Megawati Catat Sejarah Sebagai Presiden RI Wanita Pertama
Wikiwand

TRIBUNSUMSEL.COM -  23 Juli 2001, tepatnya 17 tahun silam. Bangsa Indonesia membuat sejarah, dengan dilantiknya Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri atau Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden wanita pertama Indonesia.

Megawati menggantikan Abdurrahman Wahid usai dimakzulkan oleh DPR.

Megawati pun tercatat sebagai Presiden ke-5 negara Indonesia sampai 20 Oktober 2004 atau menjabat 3 tahun 3 bulan.

Baca: Download Soal dan Simulasi Tes CAT Seleksi Soal CPNS 2018, Klik di Sini

Baca: Drawing Sepakbola Asian Games 2018 Bakal di Ulang, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka

Pelantikan istri almarhum Taufik Kiemas itu, saat usia Megawati menginjak 54 tahun. Selama menjabat, ia didampingi oleh Hamzah Haz yang saat itu sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dilansir dari berbagai sumber, Megawati terjun ke dunia politik di tahun 1986 saat ditunjuk sebagai pengurus Partai Demokrasi Indonesia.

Wanita yang semasa kuliah aktif di GMNI ini pun, setahun kemudian di tahun 1987 melenggang ke parlemen sebagai legislator.

Namun peristiwa 27 Juli 1996, kembali populeritasnya diuji saat massa pendukungnya menjadi korban penyerangan oleh lawan politiknya.

Puncak karirnya dimana saat Pemilu 1999, Mega yang memimpin PDI Perjuangan berhasil mengumpulkan suara lebih dari tiga puluh persen.

Namun pada sidang Umum 1999, Megawati kalah dari KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden dengan meraih voting suara sebanyak 313 suara kalah dari Gus Dur yang mendapat 373 suara.

Tak butuh waktu lama, 23 Juli 2001, akhirnya Megawati menduduki jabatan Presiden setelah diangkat pada sidang istimewa MPR.

Baca: Pernah Jadi Idola di Masanya, Ini Kabar Pemeran Film Wiro Sableng dan Saras 008

Namun di tahun 2004 atau pemilu pertama bagi rakyat Indonesia dalam memilih Presiden, Mega kalah dengan mantan Menterinya yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Megawati yang berpasangan dengan Hasyim Muzadi pada saat itu ketua Nahdlatul Ulama, harus kalah pada putaran kedua.

Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved