Piala Dunia Rusia 2018

Pemain Spanyol Ini Menangis Bahagia Usai Rusia Lolos ke Fase 8 Besar

Hanya ada satu 'orang Spanyol' yang merayakan kemenangan Rusia saat melawan Spanyol di babak 16 besar, di Stadion Luzhniki, Moskow,

Bolasport

TRIBUNSUMSEL.COM -- Hanya ada satu 'orang Spanyol' yang merayakan kemenangan Rusia saat melawan Spanyol di babak 16 besar, di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Senin (1/7/2018).

 Dalam laga ini, Rusia berhasil menyingkirkan Spanyol lewat babak adu penalti.

Hasil 1-1 dalam 90 menit waktu pertandingan normal membuat pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Babak perpanjangan waktu selama 2x15 menit belum juga mampu menemukan pemenang sehingga harus berlanjut ke babak adu penalti.

Keempat eksekutor Rusia berhasil menyarangkan bola sedangkan dua eksekutor Spanyol gagal.

Hal ini membuat timnas Rusia melaju ke babak perempat final usai mengalahkan Spanyol dengan skor penalti 4-3.

Raut kekecewaan terpancar dari para pemain Spanyol seusai laga. Beberapa bahkan menangis karena sangat kecewa negaranya tersingkir.

Namun ada satu 'orang Spanyol' yang menangis bahagia untuk Rusia. Ia adalah Denis Cheryshev.

Denis Cheryshev melakukan selebrasi seusai menjebol gawang Mesir pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2018, Selasa (19/6/2018)." />
Denis Cheryshev melakukan selebrasi seusai menjebol gawang Mesir pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2018, Selasa (19/6/2018).
GABRIEL BOUYS / AFP

 Cheryshev bisa dikatakan sebagai orang Spanyol karena ia menghabiskan seluruh masa kariernya di Spanyol.

Penyerang 27 tahun menghuni skuat Real Madrid muda sejak 2006. Ia kemudian melanglang buana ke beberapa klub Liga Spanyol seperti Sevilla, Valencia dan Villareal.

Menurut data Transfermarkt, Cheryshev juga punya dua kewarganegaraan, yaitu Rusia dan Spanyol.

Peraturan di Liga Spanyol menginjinkan seorang pemain mengajukan kewarganegaraan Spanyol selain kewarganegaraan aslinya, jika ia telah berada di Spanyo, lebih dari 5 tahun.

Di akhir laga, Cheryshev memberi komentarnya melawan Spanyol.

"Kami menawarkan sedikit serangan, namun hany sedikit. Melawan Spanyol, anda tak bisa hanya bermain dan menyingkirkan mereka begitu saja, kami bertahan dengan baik dan memenangkan laga," ujarnya dikutip BolaSport.com dari Marca.

"Sepak bola memang seperti itu, jika kami terlalu menyerang, terkadang malah kami yang berakhir dengan wajah merah," tambahnya.

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved