Pilgub Sumsel 2018

Berikut Hasil Hitung Cepat 4 Lembaga Survei di Pilgub Sumsel 2018

Hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya unggul di Pilgub Sumsel

Kolase Tribunsumsel
Live Streaming Quick Count Pilkada Serentak 2018 

TRIBUNSUMSEL.COM-Hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya unggul di Pilgub Sumsel dengan selisih kisaran 3-4 persen dari pasangan Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas.

Meski demikian KPU Sumsel menegaskan penetapan pemenang setelah selesai penghitungan resmi.

"KPU tetap berpegangan dengan real count yang disiapkan KPU, melalui sistem penghitungan suara yang dilaksanakan resmi oleh KPU, selain rekap manual PPK, KPUD Kabupaten/kota hingga provinsi," kata komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi.

KPU juga mengimbau kepada paslon dan timses untuk tidak saling klaim kemenangan.

"Kita tunggu hasil rekap oleh KPU dari PPK hingga provinsi, yang diatur tahapannya, sehingga menghasilkan dokumen hukum hingga keputusan akhir ditingkatnya. Selain itu, jika ada permasalahan di tingkatannya untuk segera diselesaikan segera, jangan nanti menumpuk di atas," tegas Naafi.

Pantauan Tribun, Lingkaran Survei Indonesia (LSI Networking Denny JA) merilis hasil quick count (Hitung cepat) yang dimenangkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya dengan 35,91 persen suara.

Hasil hitung cepat tersebut disampaikan oleh Miftah Khairi Amrillah, Peneliti dari LSI. Menurutnya, kemenangan pasangan calon nomor urut 1 pada Pilgub Sumsel kali ini terjadi di basis-basis pendukung Herman Deru yakni, wilayah Kabupaten OKI, OI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, dan Kota Palembang.

"Kemenangan Paslon nomor urut satu Herman Deru-Mawardi Yahya terjadi di basis-basis pendukungnya, mulai dari Dapil 1 Kota Palembang sebesar 40,52 persen. Dapil 2 Kota Palembang, 38,88 persen. Dapil 3 OKI dan OI sebesar 32,22 persen. Dapil 4 tempat paling besar suara sebesar 79,65 persen. Dapil 5 OKU-OKUS 47,52 persen," beber Miftah.

Lanjutnya, kemenangan Deru dipengaruhi oleh berbagai faktor terutama pada survei sebelum pilkada dimana pasangan Dodi-Giri sempat unggul.

Kota Palembang yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terpadat di Provinsi Sumsel. Namun, perubahan tersebut berubah ketika isu-isu yang bermain di tiga Minggu terakhir sebelum pilkada dapat di counter oleh sosok figur Herman Deru.

"Isu-isu yang menerpa Mawardi dan Herman Deru tidak banyak mengganggu pemilih terutama di wilayah basis kedua pasangan. Sebenarnya pertarungan terakhir Dodi dan Deru ada di Kota Palembang. Deru bisa menyaingi Dodi secara signifikan. Padahal di survei sebelumnya, Dodi sempat unggul tipis," ungkapnya.

Faktor lain yang membuat Paslon Dodi-Giri kalah menurut LSI ialah, terjadi perubahan paradigma pemilih yang cenderung melihat sosok seorang tokoh. Fenomena ini, terjadi merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Banyaknya pemilih yang saat ini tidak memilih dengan penilaian cenderung berdasarkan sosok yang maju ketimbang partai politik. Hal ini merata di seluruh wilayah bahkan dunia yang mengadakan pemilihan. Deru dianggap lebih berpengalaman dari pada Dodi Reza yang dianggap masih muda dan belum berpengalaman," bebernya lebih lanjut.

Sementara itu, hasil Quick Count yang dirilis LSI menempatkan pasangan Dodi-Giri diurutan kedua dengan perolehan suara 31,76 persen. Sedangkan diurutan ketiga pasangan Ishak-Yudha 21,08 persen dan yang terakhir Aswari-Irwansyah hanya dengan 11,25 persen suara.

"Pemilihan ini diikuti oleh tingkatan pemilih sebesar 69,44 persen, dengan 30 persen pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya. Sehingga margin eror sebesar 1 persen," tutupnya.

Berikut hasil hitung cepat Pilgub Sumsel oleh empat lembaga survei:

 Charta Politica (data masuk 100%)

Herman Deru-Mawardi Yahya 35,19 %
Aswari Rivai-M Irwansyah 12,74 %
Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin 20,73 %
Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda 31,33 %

Lingkaran Survei Indonesia (data masuk 98,71 %)

Herman Deru-Mawardi Yahya 36 %
Aswari Rivai-M Irwansyah 11,25 %
Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin 19,75 %
Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda 33,01 %

 Indikator Politik (data masuk 100 %)

Herman Deru-Mawardi Yahya 34,95 %
Aswari Rivai-M Irwansyah: 11,85 %
Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin: 21,25%
Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda : 31,95%

Lembaga Survei Indonesia (data masuk 95 %)

Herman Deru-Mawardi Yahya 35,97
Aswari Rivai-M Irwansyah 11,17 persen
Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin: 21,08 %
Dodi Reza Alex-M Giri Ramanda 31,78 %

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved