Berita Baturaja
Minta Uang Rp 700 Ribu, Akun Facebook Plt Kadis PPPA OKU Jhon Ewan Diretas
Ada saja cara orang melakukan aksi kejahatan melalui jejaring sosial.Bahkan akun facebook
TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Ada saja cara orang melakukan aksi kejahatan melalui jejaring sosial.
Bahkan akun facebook orang lain dipakai untuk melakukan aksi penipuan bahkan akun facebook dengan nama dan foto pejabatpun kerap digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Misalnya dari informasi yang diterima di lapangan, akun Facebook atas nama Jhon Ewan yang diketahui menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Akun facebook ini diduga diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Modus peretas mengirimkan pesan melalui aplikasi Messenger facebook kepada teman yang ada di daftar pertemanan milik Jhoni Herawan.
"Awalnya dia menanyakan kabar dan dimana posisi saya," ucap Dori salah satu jurnalis di OKU.
Setelah berbasa-basi, lanjut Dori, akun Facebook itu meminta tolong kepada dirinya bahwa semalam ATMnya tertelan.
Orang tersebut baru akan mengurus besok ke bank.
"Dia bermaksud meminjam uang saya dan berjanji akan mengembalikan besok pagi," cetus Dori.
Mengetahui hal tersebut, Dori berkeyakinan jika akun Facebook milik Jhoni Herawan telah diretas.
Pasalnya, yang bersangkutan meminjam uang sebesar Rp 700 ribu. "Makanya, saya berusaha pancing," imbuh Dori.
Saya yakinkan bisa memberi uang dan meminta yang bersangkutan untuk mengembalikan uang saya secepatnya.
"Dia berjanji akan kembalikan secepatnya sehingga yang bersangkutan meminta ditransfer segera ke nomor rekening di salah satu bank atas nama inisial Nu" ungkap Dori.
Karena nama rekening berbeda dengan yang bersangkutan, Dori tambah yakin jika hal tersebut adalah penipuan yang bukan dilakukan Jhoni Herawan.
"Saya kirim bukti transfer bohongan," timpal Dori.
Lantaran bukti transfer yang dikirim Dori merupakan bohongan yang bersangkutan penasaran dan memastikan kepada dirinya apakah benar sudah di transfer.
"Mungkin karena dia merasa dihohongi, akhirnya dia tidak lagi menghubungi saya," pungkas Dori.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jhoni Herawan ketika dikonfirmasi wartawan, membantah jika dirinya mengirim pesan melalui aplikasi messenger dan meminta kirim uang.
"Bukan saya, saya tidak pernah meminta uang melalui messenger," ucap Joni dihubungi wartawan melalui telepon.
Diakui Jhoni, dirinya tidak pernah menggunakan akun facebooknya apalagi menggunakan messanger. Dirinya lebih sering menggunakan WhatsApp. "Malah, yang buat akun facebook itu anak saya," timpal Jhoni.
Atas kejadian ini, Jhoni meminta kepada rekan - rekannya yang mendapat pesan Messenger serupa agar tidak cepat percaya atau mengirimkan uang sesuai permintaan peretas.
"Saya berharap kepada rekan-rekan agar waspada dan jangan percaya apabila yang mengatasnamakan saya meminta sejumlah uang. Itu bukan saya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/minta-uang-rp-700-ribu-akun-facebook-plt-kadis-pppa-oku-jhon-ewan-diretas_20180607_183826.jpg)