Berita Musirawas

Polres Musi Rawas Musnahkan Ratusan Miras dan Belasan Jeriken Tuak

Ratusan botol minuman keras yang terdiri dari berbagai merek dan belasan jeriken tuak hasil operasi

Polres Musi Rawas Musnahkan Ratusan Miras dan Belasan Jeriken Tuak
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Polres Musi Rawas Musnahkan Ratusan Miras dan Belasan Jeriken Tuak 

Laporan wartawan Tribunsumsel.Com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- Ratusan botol minuman keras yang terdiri dari berbagai merek dan belasan jeriken tuak hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) selama tahun 2018 Polres Musi Rawas dimusnahkan.

Botol-botol miras itu dimusnahkan dengan cara dihamparkan jadi satu dan dihacurkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat di halaman Mapolres Mura.

Baca: Pengikut Aliran Sesat di Mandailing Natal Bunuh Keluarga, ini 5 Penganut Setan Sadis di Dunia,

Bau alkohol pun menyengat di sekitar lokasi pemusnahan itu. Air miras mengalir membasahi terpal alas begitu botol dihancurkan.

Bahkan para tamu undangan dan sejumlah Polisi yang menyaksikan pemusnahan barang bukti terlihat menutup hidung karena aroma bau alkohol.

Baca: Video Ini Bongkar Kelakuan dan Watak Asli Hilda Vitria,Cinta Ke Billy Syahputra Palsu? Ngelus Dada

Proses pemusnahan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro didampingi Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan Wakil Bupati Mura Hj Suwarti dan sejumlah perwira lainnya.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro mengatakan botol miras yang disita aparat kepolisian itu merupakan botol-botol miras dan tuak hasil operasi anggota dilapangan.

Baca: Digerebek Satpol PP, Siswi Ini Ngamar Bareng 3 Pria di Kosan,Sempat Ngumpet Lalu Hal Ini Terjadi

"Jadi itu hasil razia kemarin saat operasi pekat selama bulan suci Ramadan," katanya pada Tribunsumsel.com, Rabu (6/6/2018).

Ada pun jumlah botol miras yang dimusnahkan sebanyak 500 botol didapat dari hasil razia warung-warung di Kabupaten Mura.

Baca: Inilah 5 Fakta Mencengangkan Pengikut Aliran Sesat di Mandailing Natal Hingga Habisi Keluarga

Kegiatan operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Sehingga masyarakat yang akan melaksanakan ibadah puasa Ramadan tidak terganggu.

Untuk itu, Bayu mengimbau kepada para pedagang miras dan minuman jenis tuak untuk tidak menjual lagi minuman tersebut selama bulan suci ramadhan nanti.

"Semoga dengan razia ini warga masyarakat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa menjadi aman dan nyaman, ucapnya.

Baca: Resmikan Tiang Pancang Pertama Aldiron Plaza, Alex Curhat Sering Ke Pasar Cinde dengan Alm Ibunya

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved