Sriwijaya FC

Yu Hyun Koo Berharap Sriwijaya FC Bisa Bangkit Saat Lawan Persela, Sabtu Besok

Gelandang Sriwijaya FC, Yuu Hyunkoo ditarik di menit ke-82, digantikan oleh Patrich Wanggai dalam laga kontra Perseru Serui di

Tribunsumsel.com/ Abriansyah Liberto
Yu Hyun Koo 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Gelandang Sriwijaya FC, Yuu Hyunkoo ditarik di menit ke-82, digantikan oleh Patrich Wanggai dalam laga kontra Perseru Serui di Stadion Gajayana, Malang Minggu (27/5/2018) lalu.

Bermain cukup lama dalam laga itu, membuat ia paham betul betapa beratnya mencoba membobol gawang tim berjuluk Si Kuda Laut Jingga itu.

 Apalagi, ia juga merasa kekecewaan atas kekalahan timnya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2018 itu.

Gol bunuh diri yang tak sengaja dilakukan Mahammadou N’Diaye membuat timnya gagal merebut poin penuh dan pulang dengan tangan hampa.

“Malam ini mereka bertanding, mudah-mudahan pemain cepat lupa agar bisa bermain lagi di Palembang,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (28/5/2018).

Memang, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini akan melakoni laga kandang, menjamu Persela Lamongan Sabtu (2/6/2018) mendatang.

Ia yang juga pernah memegang ban kapten tim era 2017 ini berharap, kekalahan ini tidak membuat para rekannya menjadi putus asa sehingga justru memperpanjang rekor buruk tim karena turunnya spirit bertarung.

“Mudah-mudahan di Palembang bisa bangkit lagi, semoga mereka juga melupakan kekalahan dulu agar bisa segera bangkit,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku memang tim yang dibesutnya ini sempat mendominasi di babak pertama dalam laga tersebut.

Namun, meski tajam peluang tersebut masih bisa dipatahkan.

“Babak kedua menambah intensitas tapi mereka juga menerapkan permainan yang sama ditambah melakukan pressure di wilayah tengah,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu.

Akibatnya, Hyunkoo cs terpaksa mengambil alternatif penyerangan lain. Yaitu, dengan wingplay atau serangan mengandalkan sayap.

Namun naas, di menit ke-80 terjadi serangan balik hingga blunder di depan gawang yang dijaga Teja Paku Alam.

Pemain Serui Makarius Fredrik berhasil melakukan penetrasi, dan membuat umpan silang untuk dieksekusi oleh Silvio Escobar yang telah menunggu di depan gawang.

Apesnya, bola yang hendak dipotong oleh Mahammadou N’Diaye itu tertendang tak sengaja masuk ke gawang.

Meski sempat mengenai tangan Teja, namun bola melesat terlalu kuat hingga menyebabkan gol bunuh diri.

“Satu kesalahan posisition dari sisi kiri sehingga terjadilah gol,” tutur RD.


Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved