Sriwijaya FC

12 Tahun Beto Kerja Keras Akhirnya Berbuah Hasil, Bersama 2 Pemain Sriwijaya FC Ia Dipanggil Timnas

Tiga pemain Sriwijaya FC resmi dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Kamis (24/5/2018).

Tribun Sumsel/ Net
Beto Goncalves 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga pemain Sriwijaya FC resmi dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Kamis (24/5/2018).

Ketiga pemain tersebut ialah Teja Paku Alam, Zulfiandi dan Alberto Goncalves Da Costa.

Ketiga pemain ini akan mengikuti dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang digelar pada 30 Mei hingga 4 Juni 2018.
Sebab, skuat Garuda akan melakoni International Friendly Match yang akan dihelat pada 31 Mei 2018 dan 3 Juni 2018.

“Suratnya sudah kita terima, hari ini,” ujar Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC Faisal Mursyid saat dikonfirmasi, Kamis (24/5/2018).

Memang secara mengejutkan, Alberto Goncalves yang baru saja dinaturalisasi beberapa bulan yang lalu itu dipanggil untuk memperkuat Tim Merah Putih dalam ajang Internasional.

Sebelumnya dalam satu kesempatan, ia memang menginginkan dipanggil untuk membela Indonesia sebagai wujud pengabdian penuhnya kepada negara.

“Senang karena kesempatan yang sudah ditunggu. Ini memang ga ada pikiran sama sekali"  

"Jadi ada kesempatan, ada kerja keras dalam tim saya senang kalau ada kesempatan ke sana, saya akan bantu,” ujar pemain yang akrab disapa Beto ini beberapa waktu yang lalu.

Pemain naturalisasi berdarah Brazil ini mengaku ingin sekali memperkuat timnas negeri Samba itu, jauh haris sebelum memutuskan pindah menjadi warga negara Brazil.

Sayang, ia seolah belum berjodoh untuk memakai seragam tempur dari negaranya sendiri itu.

“Setiap pemain punya keinginan sampai timnas negara masing-masing. Saya pernah ingin menjadi timnas di Brasil. Tapi ga ada kesempatan, memang sangat sulit,” terangnya.

Pun demikian, ia tak pernah melupakan mimpi besarnya itu.

Kesempatan itu datang justru pada saat ia telah melepas kewarganegaraan negara kelahirannya itu, yakni di Indonesia.

Dirinya menganggap hal tersebut anugrah bagi dirinya yang telah lama merumput di Indonesia.

“Mungkin ini hadiah dari saya kerja keras 12 tahun di Indonesia, kerja jauh dari keluarga. Jadi saya pikir ini hadiah untuk saya,” ungkapnya.

Ia pun berjaniji takkan ragu memberikan performa terbaiknya selama berlatih di Timnas Indonesia.

Walaupun Beto mengaku ada sedikit penyesalan karena harus meninggalkan Sriwijaya FC untuk sementara waktu, selagi ia berjibaku dengan latihan yang harus dilahapnya selama merumput di sana.

“Memang ketinggalan untuk tim, sayang juga. Tapi memang itu lah, kalau ada kesempatan maka saya akan maksimal,” jelasnya.


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved