Perangi Politik Uang, Begini Insruksi Ishak Mekki ke Relawannya

Maraknya penyalahgunaan media sosial atau medsos oleh warga net atau netizen, membuat Calon Gubernur (Cagub)

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG,---Maraknya penyalahgunaan media sosial atau medsos oleh warga net atau netizen, membuat Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Selatan (Sumsel) nomor urut 3, Ishak Mekki meminta relawannya untuk memerangi politik uang atau money politik yang ada, karena hal itu menciderai demokrasi.
"Celah untuk politik uang itu selalu ada, kini tinggal calon pemimpinnya, mau memerangi itu atau tidak?. Juga masyarakatnya, mau menerima itu atau tidak?, juga pengawasnya, berani bertindak tegas atau tidak?," kata Ishak, Selasa (22/5/2018).
Selain mengajak relawan dan masyarakat tolak money politik, Ishak juga mengkampanyekan untuk bijak bermedia sosial kepada masyarakat. Terlebih Sumsel yang tengah menyelenggarakan Pilkada Serentak sekaligus Asian Games di tahun yang bersamaan.
“Relawan Ishak Mekki di daerah, tolong ajak masyarakat agar tidak menjadi produsen atau distributor informasi yang sesat di media sosial. Utamakan tabayyun dahulu sebelum menyimpulkan apa yang dilihat atau dibaca dan didengar,” ujar Ishak.
Media Sosial yang digunakan sembarangan, kata Cagub yang berpasangan dengan Pakar IT, Yudha Pratomo Mahyuddin itu dapat membuat perpecahan secara horizontal dan konflik struktural. Jika ini terjadi menurutnya akan mengganggu stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,
“Maka itu penting juga seorang pemimpin mencontohkan kepada masyarakatanya bahwa dirinya ialah seorang yang bijak bermedia sosial,” kata Ishak.
Meski disebut – sebut oleh beberapa pihak, informasi bohong, fitnah dan hasut merupakan cara mudah untuk memenangkan kompetisi pemilihan, Ishak yang didukung Demokrat, PPP dan PBB ini meminta relawannya untuk memerangi politik uang juga.
 
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved