FPI Siap Maju Kalau Pemerintah Tak Mau Bela Palestina

Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam, Jafar Siddiq meminta kepada pemerintah untuk tegas

FPI Siap Maju Kalau Pemerintah Tak Mau Bela Palestina
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Massa dari Aman Palestin Indonesia memegang sejumlah foto warga Palestina yang meninggal dunia akibat ditembak tentara Israel saat melakukan aksi damai bertajuk Great Return March di kawasan Car Free Day (CFD) Dago, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (29/4/2018). Aksi ini sebagai bentuk dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina atas perlakuan keji aparat Israel yang menembaki rakyat Palestina pada saat aksi damai kepulangan terbesar (Great Return March Palestina) di Perbatasan Gaza pada akhir Maret 2018. Pada peristiwa tersebut, lebih dari 40 warga Palestina meninggal dunia termasuk dua orang wartawan dan lebih dari 3.000 orang luka-luka. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam, Jafar Siddiq meminta kepada pemerintah untuk tegas membela Baitul Maqdis yang saat ini diklaim oleh pemerintah Amerika Serikat.

Kata Jafar, apabila pemerintah tidak serius, maka umat Islam yang berada di kawasan Monas hari ini yang akan melawan kebijakan tersebut.

Jangan sampai, lanjutnya, masih ada bentuk penjajahan di muka bumi. Terutama di tanah Palestina. Umat Islam, akan terus melawan.

Baca: Di Palestina, Indah Dewi Pertiwi Dapat Hidayah Berhijab

"Kita kasih tahu ke Donal Bebek, kalau kita siap tempur melawan mereka," tegasnya lagi.

Sebelumnya, ribuan umat Islam berkumpul untuk menggelorakan pesan Aksi 115 Bela Baitul Maqdis di silang Monas, Jakarta.

Dalam orasinya, mereka meminta agar penduduk dunia menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim bahwa Masjid Al-Aqsa berada di negara Israel.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FPI : Kalau Pemerintah Tak Mau Bela Palestina, Biar Kami yang Lawan,

Penulis: Amriyono Prakoso

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved