Berita Musirawas

Niat Membela Diri, Pelajar SMP di Musi Rawas Ini Terpaksa Tusuk Teman Sendiri

CA (16) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura) terpaksa diamankan

Niat Membela Diri, Pelajar SMP di Musi Rawas Ini Terpaksa Tusuk Teman Sendiri
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Niat Membela Diri, Pelajar SMP di Musi Rawas Ini Terpaksa Tusuk Teman Sendiri 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- CA (16) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura) terpaksa diamankan Unit Reskrim Mapolsek Muara Beliti karena terlibat penganiayaan.

Warga RT 03 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti itu menyerahkan diri secara sukarela diantar tokoh masyarakat setempat, Selasa (08/05) kemarin pukul 13.30 WIB.

CA diamankan atas tuduhan melakukan penusukan kepada Repzi Saputra (16) seorang remaja putus sekolah, warga Rt 13 satu kelurahan dengannya.

Baca: Tipu Pelanggan, PSK di China Nekat Gunakan Hewan Belut Biar Jadi Perawan,Polisi Ungkap Modusnya

Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) satu bilah senjata tajam hasil modifikasi yang diduga digunakan oleh CA untuk menusuk Refzi saat terjadi perkelahian.

Kapolsek Muara Beliti AKP Trisopa mengatakan penangkapan bermula atas laporan orang tua Refzi yang merasa tidak senang dengan perbuatan CA.

"Kejadian bermula saat CA bertemu dengan Refzi pada Senin (7/5/2018) malam, diduga karena ada kesalah pahaman membuat keduanya selisih paham," kata Trisopa, Kamis (10/5).

Baca: Terlalu Sibuk Sama Kerjaan, Eits Ini 4 Tanda Karirmu Menyulitkan Untuk Dapat Jodoh

Kemudian pada Selasa (8/5/2018) siang sekira pukul 12.00 WIB tepatnya di Belakang SMP N Muara Beliti saat CA tengah berjalan tiba-tiba dipanggil oleh Refzi, Rizki, dan Yudi.

"CA pun menemui Refzi. Setelah CA mendekat Refzi bersama kedua rekannya langsung mengeroyok dengan cara menendang, menerjang dan memukul CA," ungkapnya.

Kemudian CA mengeluarkan satu bilah senjata tajam (Sajam), melihat CA mengeluarkan Sajam Refzi dan kedua rekannya langsung berlari dan kabur.

Baca: Diiming-imingi Uang dan Handphone, Pria Paruh Baya di Palembang Ini Nekat Bobol Toko

"Namun Refzi malah kembali menghampiri CA sambil membawa kayu dan berusaha menahan tangan kanannya dengan cara memegang senjata tajam milik CA," ujarnya.

Akan tetapi CA berhasil melepaskan pegangan tangan Refzi dan langsung menikam dadanya sebanyak satu kali.

Usai menusuk Refzi, CA langsung kabur. Sedangkan Refzi langsung dibawa ke Puskesmas Muara Beliti untuk tindakan Medis.

Baca: Suami Sempat Poligami, Inilah Sosok Istri Pertama Rhoma Irama yang Temani Hidup Selama 34 Tahun

"Selain itu, setelah diserahkan tokoh masyarakat Muara Beliti. CA langsung kita lakukan pemeriksaan dengan didampingi orang tua dan pihak KPAD Kabupaten Mura,"ujarnya.

Untuk pasal yang dikenakan yakni pasal perkara penganiayaan yakni pasal 80 (2) UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak .

Baca: Pelayanan Publik di Wilayah Luas, OKI Jadi Percontohan Kabupaten di Jawa

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved