Berita Prabumulih

Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ayam Potong Naik Signifikan di Pasar Inpres & PTM I Prabumulih

Menjelang bulan suci Ramadan 1439 H, harga barang dan sembako di pasar inpres kota Prabumulih terus mengalami kenaikan.

Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ayam Potong Naik Signifikan di Pasar Inpres & PTM I Prabumulih
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ayam Potong Naik Signifikan di Pasar Inpres & PTM I Prabumulih 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Menjelang bulan suci Ramadan 1439 H, harga barang dan sembako di pasar inpres kota Prabumulih terus mengalami kenaikan.

Kenaikan cukup signifikan terjadi terhadap cabai merah dari harga Rp 24 ribu per kilogram naik menjadi Rp 35 ribu sampai dengan Rp 40 ribu per kilogram serta telur ayam dari harga Rp 20 ribu per kilogram naik menjadi Rp 24 ribu hingga Rp 26 ribu per kilogram.

Baca: Hidup Sebagai Janda Muda, Penampilan Baru Salmafina Sunan Bikin Pangling,Cantik Mirip Barbie!

Selain itu harga ayam potong juga mengalami kenaikan, dimana harga biasa Rp 19 ribu per kilogram naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram.

Karsiem, satu diantara pedagang cabai di PTM 1 Prabumulih ketika dibincangi mengaku harga cabai merah mulai mengalami kenaikan sejak sebulan lalu.

"Harga mengalami kenaikan karena mendekati ramadan dan kebutuhan masyarakat meningkat, sementara pasokan tidak terlalu banyak," katanya kepada wartawan, Kamis (10/5/2018).

Baca: Jelang Puasa,Raffi Ahmad Kunjungi Makam Mendiang Sahabat Olga Syahputra,Ucapannya Bikin Haru

Karsiem mengatakan, naiknya cabai diduga akibat belum masuknya masa panen, diduga akibat faktor cuaca yang tidak menentu di daerah-daerah penghasil cabai.

"Kita juga tidak berani stok banyak dengan naiknya harga karena kita takut tidak laku," ujarnya.

Sementara Lisnawati, satu diantara penjual Ayam potong ketika diwawancarai mengatakan, harga ayam mengalami kenaikan sejak beberapa pekan lalu.

Baca: Sebentar Lagi Liris,Trailer Dead Pool 2 Munculkan Sosok Karakter Wiro Sableng? Ini Videonya

"Kenaikan saat ini mencapai lebih dari Rp 28 ribu per kilogram dari harga biasa Rp 19 ribu per kilogram," katanya.

Berbeda dengan Warni yang menjual Daging sapi mengatakan, sampai saat ini daging sapi mengalami kenaikan harga Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram.

"Untuk daging sapi saat ini , kadang turun menjadi Rp 100 ribu per kilogram dan kadang naik menjadi Rp 110 ribu dan Rp 120 per kilogram, harga naik-turun begitu terus," ungkapnya.

Baca: Ngaku Hamil 2 Bulan,Goyangan Panas Lucinta Luna di Klab Malam Manado Jadi Sorotan!

Kenaikan harga sembako dan sayuran ini membuat masyarakat khususnya ibu rumah tangga mengeluh disebabkan ditengah ekonomi sulit justru harga makin naik.

"Kita selaku ibu rumah tangga kesulitan mengatur uang dapur, biasa belanja Rp 50 ribu sudah dapat berbagai barang.

Namun dengan banyaknya harga naik menjadi sulit, apalagi harga karet yang merupakan mata pencarian satu-satunya justru murah, kita khawatir  bagaimana puasa nanti," kata Linda (22) satu diantara ibu rumah tangga ketik diwawancarai.

Baca: Dulu Penampilan Super Tomboy,Siapa Sangka Adik Kandung Nikita Willy Super Cantik,Liat Potretnya

Penulis: Edison
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved