Menkes RI Nila Farid Moeloek: Meski Sudah Lansia, Bukan Berarti Berhenti Produktif

Rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) 2018 di Palembang tahun ini benar-benar spesial.

PEMPROV SUMSEL
Menkes RI Nila Farid Moeloek: Meski Sudah Lansia, Bukan Berarti Berhenti Produktif 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) 2018 di Palembang tahun ini benar-benar spesial.

Selain digelar secara nasional melibatkan 34 provinsi, kegiatan yang ditandai dengan Seminar Nasional Kesehatan Lansia ini juga dihadiri langsung Menteri Kesehatan (Menkes) RI,Prof Dr. dr Nila Farid Moeloek, SPM, Rabu (9/5) di Griya Agung.

Dalam sambutannya Menkes RI mengajak semua lapisan masyarakat untuk memahami pentingnya seorang lansia.

Menurutnya meski sudah lansia bukan berarti seseorang itu berhenti produktif. Untuk menciptakan lansia yang produktif inilah Menkes mengimbau agar keluarga dapat memanfaatkan perannya mengarahkan lansia menjadi sosok yang mandiri.

" Lansia yang sehat hanya bisa diwujudkan dari keluarga yang sehat. Dan kami dari Kementerian menginginkan para lansia ini menjadi lansia yang sehat. Karena meskipun lansia, mereka tetap punya peran dalam bangsa ini," jelasnya.

Saat lansia dikatakan Menkes, umumnya memang sudah memiliki minimal satu penyakit yang menyertai, namun demikian hal ini bisa dicegah. Dengan BPJS menurutnya tentu tidak akan banyai pengeluaran yang dihabiskan.

"Semakin minimal penyakit itu akan lebih baik. Makanya kita kuatkan dalam hal pencegahannya," tambah Menkes.

Sementara itu, Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat melalui Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI drg Kartini Rustandi M.Kes mengungkapkan secara alami proses menjadi tua mengakibatkan lansia mengalami kemunduran fisik dan mental.

Sehingga masalah kesehatan menjadi hal yang sangat mendasar bagi para lansia.

Untuk itu diperlukan upaya menyeluruh untuk meningkatkan status kesehatan lansia tersebut melalui peningkatan upaya promotif dan preventif. Hal ini bertujuan mempertahankan kondisi sehat dan kualitas hidupnya selama mungkin.

"Bentuk perhatian pemerintah kepada lanjut usia adalah pencanangan tanggal 29 Mei sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN).

Hari ini dapat digunakan sebagai momen meningkatkan kesadaran, perhatian masyarakat terhadap lansia dengan cara melakukan sosialisasi dan kampanye mengenai kesejahteraan lansia termasuk lansia itu sendiri," paparnya.

Mengenai seminar nasional lanjut Kartini, kali ini dilaksanakan dengan tema "Memperkuat Hubungan Lintas Generasi dalam Mewujudkan Lansia yang Sehat, Mandiri dan Produktif". Acara seminar tersebut telah didahului dengan beragam kegiatan seperti senam bersama lansia, dan skrining kesehatan lansia.

"Seminar ini dihadiri oleh perwakilan 34 provinsi, pesertanya mencapai 700 orang meliputi lansia, LSM, serta lintas sektoral terkait. Selain seminar ada juga kunjungan ke Puskesmas, Posyandu dan RSMH," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved