OKI Serius Turunkan Angka Stunting

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) serius menangani masalah gagal tumbuh (stunting) di wilayah ini

OKI Serius Turunkan Angka Stunting
Tribun Sumsel
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) serius menangani masalah gagal tumbuh (stunting) di wilayah ini. Hasilnya dari hasil Riset Kesehatan (Riskes) 2017 prevelensi stunting di Kabupaten OKI mampu diturunkan dari 38 persen menjadi 28,5 persen. 

Baca: Sederhana Sekali, Hotman Paris Hutapea Termotivasi Hanya Gara-gara Tukang Becak

“Angkanya jelas jauh menurun. Targetnya 2 persen setiap tahun harus turun” ungkap Lubis.

Sementara itu Kepala BKKB Kabupaten OKI, Alhadi Nasir mengungkapkan untuk mengintervensi angka stunting jajarannya telah membentuk sebanyak 225 Bina Keluarga Balita (BKB) serta forum remaja peduli kependudukan.

“Kader-kader kita yang dilapangan ini yang memberi pencerahan kepada masyarakat soal status gizi di masa-masa penting kelahiran” juga yang penting tambah Alhadi yaitu menurunkan angka pernikahan dini “agar keluarga itu siap secara fisik dan psikis” tambahnya.

Baca: Tayang Besok, Tiket Film Avengers : Infinity War Sudah Bisa Dibeli di Bioskop

Konselor Stunting Nasional Prof Fasli Jalal mengatakan,  Indonesia masih  menempati peringkat kelima negara stunting pada anak yang disebabkan tiga hal mencakup kurangnya perhatian orang tua terhadap asupan gizi anak, sanitasi buruk, serta yang paling penting adalah masih lambatnya penanganan infeksi pada anak.

“Seribu hari pertama kelahiran merupakan salah satu upaya menghadapi persoalan stunting yakni kekurangan gizi pada usia dini yang dapat menyebabkan kematian bayi dan anak, kerja otak tidak maksimal, dan menurunkan kemampuan kognitif” terangnya.

Dikatakan Fasli, untuk penanganannya mulai dengan mengubah pola perilaku pengasuhan anak, gaya hidup sehat serta imunisasi.  Masyarakat didorong untuk mempunyai kartu jaminan kesehatan dan untuk yang sudah mengalami stunting harus segera dirawat.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved