Berita Prabumulih

Banyak Laporan, Pjs Walikota Prabumulih Richard Bakal Evaluasi BUMD

Selain terus mendisiplinkan pegawai dalam bekerja, Pejabat sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi

Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Banyak Laporan, Pjs Walikota Prabumulih Richard Bakal Evaluasi BUMD 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Selain terus mendisiplinkan pegawai dalam bekerja, Pejabat sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP MSi tidak lama lagi akan melakukan evaluasi terhadap Perusahaan Daerah (PD) di Prabumulih khususnya Petro Prabu.

Evaluasi kinerja dan pelayanan akan dilakukan tersebut menyusul banyaknya laporan dari warga terkait kinerja perusahaan daerah Petro Prabu, selaku pengelola gas kota di kota Seinggok Sepemunyian.

"Memang saya sudah mendapat informasi dan banyak hal yang harus saya evaluasi disana (PD Petro Prabu, red) mulai dari income yang masuk dan lain sebagainya," ungkap Richard ketika dibincangi wartawan pada Selasa (17/4/2018) lalu.

Richard mengatakan, untuk melakukan pembenahan di tubuh perusahaan daerah itu maka dirinya dalam waktu dekat akan mengevaluasi kinerja BUMD (badan usaha milik daerah) baik Petro Prabu maupun PDAM Tirta Prabujaya. "Evaluasi kita saat ini fokus menata Aparatur Sipil Negara dan Pekerja harian lepas dulu, nanti kita akan ke BUMD," bebernya.

Ditanya terkait informasi apa saja yang masuk terkait BUMN Petro Prabu dan PDAM Tirta Prabujaya, Richard justru enggan berkomentar banyak. "Informasi, tanya saja ke masyarakat atau tanya aaja pada rumput bergoyang," candanya seraya meninggalkan wartawan.

Rencana Pjs Walikota Prabumulih yang akan melakukan evaluasi terhadap BUMD, didukung sejumlah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih. Wakil Ketua I DPRD, HM Daud Rotasi SSos satu diantara dewan mengaku mendukung wacana tersebut selagi tujuannya kebaikan.

"Selagi itu untuk kebaikan dan kepentingan orang banyak, kami selalu mendukung langkah pemerintah termasuk dalam hal mendisiplinkan ASN. Kita perlu menyadari dimanapun kita berada ada aturan yang harus kita patuhi," ujarnya, Rabu (18/4/2018).

Daud menjelaskan, kepada seluruh abdi negara dalam hal ini ASN hendaknya mematuhi aturan yang ada seperti harus apel, absensi dan hal lain dalam bekerja. "Karena ASN itu bekerja untuk negara, karena itu ikuti aturan yang berlaku siapapun pimpinannya," jelasnya. (eds)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved