Berita Pagaralam

Perbaikan Jembatan Endikat, Jalur Tanjung Tebat Kabupaten Lahat Tak Bisa Dijadikan Jalur Alternatif

Sempat akan dijadikan salah satu jalur alternatif saat jalur utama menuju Kota Pagaralam yaitu Endikat dan Lematang ditutup saat perbaikkan

Perbaikan Jembatan Endikat, Jalur Tanjung Tebat Kabupaten Lahat Tak Bisa Dijadikan Jalur Alternatif
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Perbaikan Jembatan Endikat, Jalur Tanjung Tebat Kabupaten Lahat Tak Bisa Dijadikan Jalur Alternatif 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Sempat akan dijadikan salah satu jalur alternatif saat jalur utama menuju Kota Pagaralam

yaitu Endikat dan Lematang ditutup saat perbaikkan Jembatan Lematang dan Liku Endikat Juni mendatang.

Namun setelah dilakukan peninjauan langsung oleh PJs Walikota Pagaralam, Musni Wijaya dan

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH jalur Tanjung Tebat Kabupaten Lahat dipastikan tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai jalur alternatif.

Baca: Penutupan Jalur Lematang Endikat, PJs Walikota Pagaralam Pantau Titik Rawan & Jalur Alternatif

Pasalnya berdasarkan pantauan dilapangan, Jumat (6/4/2018) kondisi jalur tersebut belum ada sama sekali pengerasan.

Kondisi jalan masih tanah kuning yang tidak mungkin dilalui oleh kendaraan dengan tonase tinggi.

Menurut Kapolres AKBP Dwi Hartono SIk MH, kondisi jalan yang belum dilakukan pengerasan secara keseluruhan

membuat jalan tersebut dinilai tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan, apalagi kendaraan bertonase tinggi.

Baca: Pesepakbola Musirawas Meninggal Dunia, Kondisi Lapangan Pertandingan Bupati Mura Cup Tak Memadai

"Kondisi jalan dipastikan tidak bisa dilewati kendaraan seperti truk dan fuso. Ditambah jika musim hujan karena jalan akan berlumpur dan licin," katanya.

Jadi dengan kondisi jalan Tanjung Tebat seperti tersebut maka satu-satunya jalan yang bisa digunakan sebagai alternatif adalah

Jalur Gumay yaitu dari Simpang Embacang ke Kabupaten Lahat meskipun kondisinya sangat sempit dan banyak tanjakan serta tikungan tajam.

Baca: Akun Ini Beberkan Kesaksian Terkait Kecantikan Alami Wajah Nagita Slavina, Ternyata

"Jalur Gumay ini harus dilakukan uji coba terlebih dahulu sebelum dijadikan jalur alternatif. Apakah kendaraan yang bertonase tinggi masih bisa lewat atau tidak," tegasnya. 

Sementara PJs Walikota Pagaralam, Musni Wijaya menambahkan, ada tiga titik yang dinilai rawan di jalur Gumay karena selain sempit juga menanjak dan tikungannya tajam.

"Makanya akan kita lakukan uji coba dengan kendaraan dengan muatan 7-8 ton dulu, jika masih bisa lewat maka nantinya hanya tinggal menyiagakan personel saja untuk mengatur laju kendaraannya," ungkapnya. (sripoku.com/Wawan Septiawan)

Baca: 4 Artis Indonesia Ini Pilih Dinikahi Pilot Keren dan Kaya, Siapa Saja? Nomor 4 Jarang Diekpose

Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved