Ryamizard : Tak Ada Tempat Buat Khilafah, Jika Tak Percaya Pancasila Silahkan Keluar dari Indonesia

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi ideologi khilafah di Indonesia.

Ryamizard : Tak Ada Tempat Buat Khilafah, Jika Tak Percaya Pancasila Silahkan Keluar dari Indonesia
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mencoba membidik dengan fasilitas senjata yang ada di Helikopter Full Combat SAR Mission EC725 saat serah terima dua unit helikopter ini dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Hanggar Final Assy Fixed Wing PTDI, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (25/11/2016). Helikopter buatan PTDI yang bekerjasama dengan Airbus Helicopter tersebut memiliki keunggulan menggunakan twin engine generasi baru Turbomeca Makila 2A yang memberikan kinerja tinggi dan keamanan maksimal, dengan desain modular serta baling-baling (blade) yang bisa ditekuk ketika tidak digunakan, memiliki visibiltas yang sangat baik untuk melihat ke bawah dan ke samping, dan dapat mengangkut maksimum 29 personil atau dapat mengangkut beban maksimum hingga 11.000 kg. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA- Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi ideologi khilafah di Indonesia.

Hal itu ditegaskan saat berbicara di depan ratusan warga binaan Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (29/3/2018) dalam rangka peluncuran buku pedoman bela negara untuk penghuni lapas dan rutan.

“Khilafah di sini (Indonesia) tidak pada tempatnya, di sini adalah Pancasila. Presiden Soekarno yang menggali pegangan hidup itu dan kita sebagai rakyat harus percaya,” tegasnya.

Baca: Mengaku Khilaf & Tak Tahan Lihat Temannya, Pemuda Ini Ikut Rudapaksa Anak di Bawah Umur

Menhan menegaskan bahwa siapa saja yang tidak percaya kepada Pancasila dipersilakan untuk meninggalkan Indonesia.

Karena menurutnya pihak yang tidak mempercayai Pancasila sebagai ideologi bangsa bisa membelot dari cita-cita mulia bangsa Indonesia.

“Inti dari semuanya adalah Pancasila, siapa yang tidak percaya Pancasila boleh keluar dari negara ini karena berbahaya dan bisa membelot.”

Baca: Kapten SFC Hamka Hamzah Diserang Hatter Saat Live Instagram, Tulis Kata-kata Kasar dan Kotor

“Pancasila adalah pedoman nasional yang merupakan rahmat Tuhan dan menjadi landasan ideologi persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Ryamizard mengingatkan bahwa warga binaan lapas bisa berkontribusi terhadap bangsa dan negara dengan mengikuti bela negara.

Karena menurutnya bela negara berfungsi untuk mempertahankan negara termasuk ideologi bangsa dari serangan yang berasal dari luar negeri.

Baca: Terjerat Isu Transgender, Lucinta Luna Sebut-sebut Nama Ayu Ting Ting, Ada Apa?

“Bela negara ini untuk menghadapi ancaman nyata yang sedang ditujukan ke Indonesia mulai dari terorisme, pelanggaran perbatasan, pencurian sumber daya alam, perdagangan narkoba, perdagangan manusia, cyber crime, wabah penyakit, dan lain-lain.”

“Pernah ada yang menyatakan prediksi bahwa menghadapi terorisme dengan senjata saja hanya menghasilkan sedikit, tapi kalau menghadapi terorisme dengan didukung rakyat yang sadar akan bela negara itu baru berdampak signifikan,” pungkasnya.

Baca: Mengejutkan, Ini 5 Pengakuan Maia Estianty Tentang Irwan Mussry, OMG Ahmad Dhani Kalah Jauh!

Editor: M. Syah Beni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved