Berita Muratara

Cegah Bahaya Narkoba di Muratara, Jelaskan Dampaknya Kepada Anak-Anak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Muratara mengadakan sosialisasi

TRIBUNSUMSEL.COM/FARLIN ADDIAN
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba terhadap anak muda penerus bangsa di Kabupaten Muratara 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Muratara mengadakan sosialisasi bahaya narkoba.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Siti Rahma Kecamata Rupit, Rabu, (28/3) dihadiri oleh Asisten I Muratara, Kepala OPD Muratara, Kemenag Muratara, Pemuda Pancasila (PP) Muratara, ibu-ibu Kepala Bidang Kesbangpol, serta narasumber dari Kepala BNN Musi Rawas (Mura) dan Ketua GANN Muratara

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Hj Herawati mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini merupakan keputasan bupati Muratara tenteng pembentukan tugas pencegahan peyalahgunaan, pemberantasan dan peyelenggaraan peredaran gelap narkoba di Muratara

"Tujuan pelaksanaan kegiatan ini karena maraknya narkotika dan obat-obat terlarang telah banyak mempengaruhi mental sekaligus pendidikan pada pelajar, bangsa generasi penerus, dan narkoba telah mempengaruhi lingkungan sekitar kita," katanya.

Sebagai orang yang dewasa lanjutnya, harus berfikir senantiasa jernih untuk menghadapi globalisasi teknologi yang berdampak langsung ke keluarga dan pada remaja dan harus menjelaskan kasiat-kasiat atau dampak dari narkoba.

"Melalui penyuluhan narkoba ini kita mengangkat tema 'Singkirkan Narkoba Pada Generasi Pemuda, Generasi Bangsa, Kita Sukseskan Kabupaten Muratara Dengan Bebas Narkoba' Stop Narkoba, karena seditik kau habiskan narkoba, sepanjang hayat narkoba menghabisi mu," ungkapnya.

Dia melanjutkan perlu diketahui di Kesatuan Bangsa Dan Politik kegiatan ini banyak juga datang dari program-program provinsi dan harus dilaksanakan tetapi anggarannya tidak bertambah.

Sementara, Asisten I Pemkab Muratara Tarmizi mengatakan para remaja yang mudah terkena narkoba yakni yang tidak memiliki rasa percaya diri dan kurangnya kasih sayang dari orang tua hal inilah yang dapat menimbulkan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja.

"Misalnya orang tua yang terbilang sukses dalam berkarir tetapi kurang memberi perhatian kepada anak dan keluarga, adanya perselisihan keluarga hingga mengalami kehancuran, inilah yang meyebabkan narkoba masuk kedalam kehidupan mereka," jelasnya.

Untuk itu lanjut Tamizi, cara mencegah penggunaan narkoba dilingkungan masyarakat adalah lingkungan islam sehingga orang tua dapat mengingatkan anaknya untuk bergaul dengan orang yang berakhlak baik untuk memerangi narkoba.

"Upaya yang perlu dilakukan yakni memperkuat ilmu agama dan memberi informasi yang positif dan bermanfaat bagi para remaja, karen pada zaman sekarang ini, remaja kurang sadar pentingnya siraman agama," bebernya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved