Kebijakan Satu Peta Masih Banyak Kendala, Ini Alasannya

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahyo Kumolo datang ke Palembang menghadiri Rapat Koordinasi dan Bimbingan

Kebijakan Satu Peta Masih Banyak Kendala, Ini Alasannya
Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati
Kebijakan Satu Peta Masih Banyak Kendala, Ini Alasannya 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahyo Kumolo datang ke Palembang menghadiri Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Penguatan Jaringan Informasi Geospasial Nasional

di Tingkat Daerah Regional Sumatera diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) di Hotel Aryaduta, Kamis (15/3/2018).

Terkait masalah percepatan kebijakan satu peta menurut Tjahyo saat ini masih menemui berbagai kendala di antaranya adalah

Baca: Inil Polwan dan Kowad yang Jaga Debat Kandidat Cagub dan Cawagub Sumsel

kelembagaan yang belum terbentuk dan terkait kebijakan pemerintah. Kemudian teknologi yang belum memadai.

"Ini hambatan yang harus dicermati bersama. Gubernur wajib bentuk OPD (organisasi perangkat daerah) sebagai simpul jaringan sebagai rangka pembangunan untuk informasi geopasial," ujarnya.

Menurutnya seluruh daerah perlu mengoperasionalkan fungsi simpul jaringan dan infrastruktur tersebut.

Baca: Antisipasi Konflik di Muratara, Kesbangpol Adakan Rapat Penting

Kebijakan satu peta ini penting menyatukan seluruh informasi peta produksi oleh berbagai sektor kementerian dan lembaga dalam satu peta secara integrasi.

Halaman
12
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved