Gagalkan Penalti Pemain Arema, Teja Paku Alam Ungkap Kunci Rahasianya, Karena Hal ini

Setelah sempat bermain imbang di babak pertama, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyebut gagalnya

Gagalkan Penalti Pemain Arema, Teja Paku Alam Ungkap Kunci Rahasianya, Karena Hal ini
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
LEPAS TENDANGAN : Pemain Persib Bandung Kenji Adachihara (kanan) berusaha melepaskan tendangan saat berhadapan dengan penjaga gawang Srwijaya FC Teja Paku Alam saat pertandingan Menpora Cup 2013 di Stadion Si Jalak Hatupat, Kabupaten Bandung, Minggu (22/9). Pertandingan dimenangkan Persib Bandung dengan skor (2-1). 

TRIBUNSUMSEL.COM- Setelah sempat bermain imbang di babak pertama, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyebut gagalnya eksekusi penalti Dedik Setiawan di menit 61 menjadi titik balik kebangkitan anak asuhnya saat bertemu Arema FC di babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2018, Minggu (4/2) malam di stadion Manahan Solo.

Penjaga gawang laskar wong kito, Teja Paku Alam memang tampil dingin dan berhasil menepis tendangan striker Arema FC tersebut.

Tidak lama berselang, SFC yang berada di atas angin mampu memanfaatkan situasi dan berbalik unggul melalui sundulan Bio Paulin di menit 67.

Baca: Lama Tak Terdengar, Penyanyi Siti Nurhaliza Bawa Kabar Baik Ini, Netizen: Semoga Dipermudahkan!

Kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam berjibaku dengan pemain PBFC,Yamashita dalam babak lanjutan Piala Presiden 2017 Grup D di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (18/2/2017). Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan tim PBFC 0-1.
Kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam berjibaku dengan pemain PBFC,Yamashita dalam babak lanjutan Piala Presiden 2017 Grup D di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (18/2/2017). Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan tim PBFC 0-1. (Rizal Fanany/Tribun Bali)

Baca: Lama Disembunyikan ! Akhirnya Sule Ungkap Alasannya Keluar dari OVJ, Ternyata Kecewa Karena Ini !

“Setelah bermain kurang lepas di babak pertama, kami memang memulai 45 menit kedua dengan lebih baik. Tetapi tiba-tiba mendapat penalti, namun ketika berhasil digagalkan oleh Teja maka justru menjadi titik balik dan pemain SFC justru bermain lebih efektif sesudahnya. Jadi saya pikir momen penyelamatan tersebut sangat krusial dan menjadi salah satu kunci keberhasilan lolos dari babak 8 besar,” ungkap pelatih SFC, Rahmad Darmawan saat dihubungi Senin (5/2) sore.

Kiper SFC, Teja sendiri mengaku sebelumnya tidak melakukan persiapan khusus menghadapi algojo penalti lawan.

“Tapi memang setelah melihat 2 laga awal babak 8 besar berakhir dengan adu penalti, saya hanya berpikir bahwa harus siap juga bila nantinya menghadapi situasi serupa,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (5/2) sore.

Baca: 13 Orang Ini Tak Malu Lakukan Hal Gila di Depan Umum,Nomor.7 Biking Geleng Geleng Kepala!

Namun pemain asal Padang ini menyebut sebelum berangkat ke Solo, tim pelatih memang sempat mengadakan 1 sesi latihan tendangan tos-tosan ini.

“Kuncinya cuma satu, saya serahkan dan pasrah saja kepada Allah SWT. Mungkin kemarin saya juga dinaungi keberuntungan,” jelasnya.

Arema FC sendiri juga sempat mendapat tendangan penalti kembali di menit 83.

Namun berbeda dengan sebelumnya, meski sudah berhasil menebak arah bola, Teja gagal menghalau sepakan Ahmad Nur Hadianto dan tetap kebobolan.

Penulis: Haryanto
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved