Berita Muratara

Siswa SMP Ini Sempat Minta Uang Rp 20 Ribu ke Ibunya Sebelum Gantung Diri Gunakan Dasi

Af yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah itu ditemukan tergantung pada sebatang pohon menggunakan dasi sekolah, Rabu (31/1),

tribunsumsel.com/Edison
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Seorang pelajar SMP berinisial Af (13), ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dalam kebun di sekitar rumahnya, Desa Beringin Makmur I Kecamatan Rawasilir Kabupaten Muratara.

Af yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah itu ditemukan tergantung pada sebatang pohon menggunakan dasi sekolah, Rabu (31/1), sekitar pukul 10.00 wib.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, sekitar pukul 07.00, Af hendak berangkat sekolah dan meminta uang sebesar Rp20 ribu kepada ibunya, Masdiana.

Saat meminta uang, korban mengatakan uang itu akan digunakan untuk keperluan sekolah.

Namun karena ibunya sedang tak punya uang, maka uang itu tidak diberikan, korban pun ngambek dan pergi dari rumah.

Bapak tiri korban, Alfian yang baru pulang mandi dari sungai melihat sepatu dan tas sekolah milik korban masih berada di depan rumah.

Sekitar pukul 10.00, salah seorang warga bernama Yuna Listik (52), warga Dusun 3 Desa Beringin Makmur I yang sedang mengambil sayuran di kebun yang bersebelahan dengan lahan Puskesmas.

Melihat ada seseorang yang tergantung di pohon dengan menggunakan pakaian sekolah berjarak sekitar 15 meter dari lokasinya.

Yuna Listik kemudian memanggil Abdullah Rasidi (41) warga Dusun 2 Desa Beringin Makmur I Kecamatan Rawasilir, yang berada di dekat kebunnya.

Mendengar panggilan itu, Abdullah Rasidi mendatangi Yuna Listik dan melihat ada seorang anak laki-laki yang tergantung di pohon.

Melihat temuan itu, keduanya lalu keluar dari kebun dan memberitahukan kepada masyarakat sekitar.

Lalu warga menghubungi Polsek Rawas Ilir yang segera datang ke lokasi kejadian.

Lalu bersama-sama masyarakat, menurunkan korban yang tergantung di pohon.

Diketahui tali yang digunakan korban untuk gantung diri adalah dasi sekolah dengan panjang sekitar 30 cm.

"Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas menyatakan, bahwa waktu kematian korban berkisar 2-3 jam," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Rawasilir Iptu Fajri Anbiyaa.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved