Pilkada Serentak 2018, Ini Sikap Dewan Pers

Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo mengingatkan media untuk tetap menjaga independensi, menjelang

Pilkada Serentak 2018, Ini Sikap Dewan Pers
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo mengingatkan media untuk tetap menjaga independensi, menjelang dilaksanakannya Pilkada serentak 2018.

"Teman-teman wartawan jaga independensi newsroom, boleh saja pemiliknya orang partai atau calon, tapi newsroom itu ruang sakral, jaga independensinya, jangan diintervensi pemilik ataupun partai-partai," kata Yosep.

Ia juga menekankan kepada para pemimpin media, untuk tidak memasukkan unsur politik.

Baca: Belum Kelar Masalah dengan Farhat Abbas, Nikita Mirzani Dilaporkan Lagi ke Polisi Oleh Sosok ini

Guna menghindari konflik kepentingan dalam pemberitaan serta kegiatan pencarian berita atau liputan di tahun politik ini.

"Kita tahu banyak pimpinan media memiliki partai, kemudian juga menjadi bagian dari orang yang mengusung pasangan tertentu dari partai. Silakan kalau misalnya para pemilik berpolitik, tapi newsroom tetap dijaga independensinya," tandasnya.

Baca: Cek Faktual Keanggotaan Parpol, KPUD Banyuasin Verifikasi Parpol Pemilu

Diterangkan Yosef, kemungkinan adanya pelanggaran etik dan kemudian menyerang paslon lain di media bisa terjadi, dan jika dimasukan ke dewan pers pasti akan diproses.

Selain itu, bisa juga sanksi diberikan kepemilik, dan sanksi itu diberikan oleh KPU atas rekomendasi Bawaslu.

"Maka dari itu, teman-teman harus mengingatkan, bahwa kita tetap berpegang dari kode etik jurnalis, diluar itu jangan merangkap jadi timses. Jadi tetaplah diwilayah wartawan," capnya.

Halaman
123
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved