Breaking News:

RD Boyong Dzumafo, Suporter Ajak Debat. Ini yang Diributkan

“Ada Beto dan Dzalilov yang mungkin akan menjadi pilihan utama nantinya. Sementara kualitas Airlangga Sucipto

Tribun Sumsel/Net
Herman Dzumafo 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Mengejutkan. Pelatih Rahmad Darmawan mendatangkan Herman Dzumafo Epandi, striker naturalisasi berusia 37 tahun, untuk direkrut Sriwijaya FC. Kelompok suporter Laskar Wong Kito bereaksi keras.

"Rencana mendatangkan Dzumafo akan sangat bisa diperdebatkan,” ujar Ketua Umum Singa Mania, Ariyadi Eko saat dihubungi Minggu (17/12) sore.

Dzumafo dianggap sudah melewati masa emasnya dan akan menjadi pembelian yang sia-sia. Selain itu, lini depan SFC saat ini pun sudah dihuni sejumlah pemain lebih mumpuni.

“Ada Beto dan Dzalilov yang mungkin akan menjadi pilihan utama nantinya. Sementara kualitas Airlangga Sucipto pun sudah terbukti di dua musim terakhir bersama SFC," kata Ariyadi.

Menurutnya, meski manajemen telah memberikan ruang seluas-luasnya bagi RD untuk membentuk skuad terbaik, namun harus tetap memperhatikan saran dan masukan dari sejumlah pihak.

“Kewenangan pasti ada di tangan pelatih kepala yang nantinya akan meracik strategi di lapangan, tapi tidak bisa berjalan sendiri. Dzumafo dalam beberapa musim terakhir pun sudah tidak terpakai di Liga 1 dan kemarin hanya bermain di level kedua yang persaingannya tidak seketat di kasta tertinggi,” jelasnya.

Walau telah diberikan kepercayaan dan tidak mendapat intervensi dari pihak manapun, pihaknya berharap tim pelatih SFC juga mempertimbangkan beberapa hal lainnya.

“Selain faktor strategi, perlu juga dipikirkan mengenai kemampuan klub di sektor anggaran pembiayaan. Dengan harga yang harus dibayar nantinya, apakah sepadan dengan manfaat yang didapat, beliau juga perlu mempertimbangkan visi-misi klub SFC,” tegas Aryadi.

Dalam beberapa musim terakhir, Ariyadi melihat manajemen telah memberikan kesempatan bagi pemain asli Sumsel dan binaan sendiri untuk berkembang di dalam tim SFC.

“Mendatangkan pemain dengan budget besar lalu hanya akan duduk di cadangan rasanya kurang efektif, belajarlah dari musim lalu saat Bio Paulin tidak dapat dimaksimalkan selama kompetisi karena faktor cedera dan usia,” tambahnya.

Dia berpesan kepada manajemen untuk sangat teliti dalam proses pemeriksaan tes fisik dan kesehatan Dzumafo nantinya.

“Tidak banyak striker gaek yang mampu bertahan di level tertinggi, Beto mungkin pengecualian karena di dua musim terakhir bisa membuat gol di atas 20. Kalaupun nanti hasil tes medis tidak sesuai harapan atau standar, maka tidak perlu dipaksakan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Sekretaris Tim SFC, Achmad Haris, mengatakan, Rahmad Darmawan memang diberikan kepercayaan penuh dalam menentukan skuaknya.

“Itu memang keputusan murni dari pelatih, Dzumafo akan tiba, Minggu (17/12) malam dan keesokan harinya sudah ikut berlatih bersama pemain lainnya,” katanya.
Namun, meskipun sudah datang ke Palembang, pihaknya menyebut Dzumafo belum tentu akan langsung dikontrak.

Baca selengkapnya di koran Tribun Sumsel, Senin (18/12/2017)

Editor: Aang Hamdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved