Breaking News:

Road To Asian Games 2018

Kendaraan Jenis Ini Dilarang Lintasi Jembatan Ampera Selama Asian Games 2018

Dipastikan selama berlangsungnya Asian Games 2018, Jembatan Ampera tidak bisa dilalui, khususnya oleh kendaraan pribadi dan roda dua (motor).

Kendaraan Jenis Ini Dilarang Lintasi Jembatan Ampera Selama Asian Games 2018
Tribunsumsel.com/Weny Wahyuni

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weny Wahyuni

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dipastikan selama berlangsungnya Asian Games 2018, Jembatan Ampera tidak bisa dilalui, khususnya oleh kendaraan pribadi dan roda dua (motor). Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Uzirman Irwandi saat ditemui di kantornya, Selasa (12/12/2017).

“Jadi selama Asian Games 2018, Jembatan Ampera tidak boleh dilalui kendaraan roda dua dan pribadi. Jadi khusus diperuntukkan untuk kendaraan umum dan kendaraan khusus menuju Jakabaring Sport City (JSC),” kata Uzirman.

Uzirman melanjutkan ini untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Jakabaring. Bagi masyarakat berkendaraan pribadi baik mobil maupun motor yang ingin menyeberang dari Ilir ke Ulu maupun sebaliknya bisa melalui Jembatan Musi IV dan Musi VI.

“Jadi meskipun Jembatan Ampera ditutup, kendaraan tetap bisa menyeberang melalui jembatan Musi IV maupun VI,” ujar Uzirman.

Uzirman mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan cabor saat Asian Games 2018, rencananya akan disediakan Park and Ride di 7 titik di kota Palembang. 7 titik tersebut yakni gedung DPRD Provinsi Sumsel, Simpang BLK Kenten, Asrama Haji Palembang, kawasan veteran, stasiun Kertapati, Plaju stadion Patra dan Dekranasda.

“Karena yang lewat itu khusus untuk kendaraan umum (bus, angkot, Transmusi) dan kendaraan khusus Asian Games yang akan ditandai dengan stiker,” terangnya.

Uzirman menjelaskan 7 titik lokasi tersebut diperuntukkan untuk warga yang ingin menyaksikan pertandingan di JSC. Kendaraan pribadi baik kendaraan roda dua maupun empat bisa diparkirkan di lokasi tersebut dan Pemerintah akan mempersiapkan petugas baik dari Dishub dan pihak terkait di area parkir.

“Silahkan parkir disitu (7 titik) akan diletakan mobil shuttle yang datang 5 menit sekali. Kendaraan bisa parkir disana,” ujarnya.

Uzirman mengungkapkan akan banyak kendaraan yang dipersiapkan untuk Asian Games yang berlangsung selama 18 hari. Uzirman merincikan ada 50 unit bus besar yang akan datang dari bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam bentuk sewa. Selain itu, sambung Uzirman Pemprov Sumsel melalui Dishub Sumsel pula mengajukan bantuan sewa kendaraan dari INASGOC. Ia merincikan pengajuan tersebut yakni 50 unit bus besar, 28 unit minibus (Pajero dan Fortuner), 100 unit minibus (Innova), 5 unit sedan Camry, 15 mobil box standar, 5 unit pick up besar (truk terbuka), 4 unit mobil derek, 4 unit lavatory.

“50 bus bantuan sewa dari Kemenhub akan digunakan untuk masyarakat yang ingin menyaksikan Asian Games. Sementara bantuan dari INASGOC untuk tamu, atlet dan lain sebagainya. Ini semua sewa, bukan beli karena kegiatan hanya 18 hari. Ini yang kita ajukan ke INASGOC,” ungkapnya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved