Sedih Saat Pemakaman Bayi Kembarnya, Pasangan Ini Kaget Saat Tas Berisi Jasad Bergerak
Varsha Bidawat, 21 tahun, memiliki bayi kembar prematur di Max Healthcare di Shalimar Bagh di Delhi, India.
Penulis: Kharisma Tri Saputra | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Varsha Bidawat, 21 tahun, memiliki bayi kembar prematur di Max Healthcare di Shalimar Bagh di Delhi, India.
Dokter kemudian memberitahukan bahwa si kembar telah meninggal tak lama setelah dilahirkan.
Ibu muda itu sangat sedih tapi dia juga tidak punya pilihan lain selain mempersiapkan si kembar untuk dikuburkan.
Dilansir erabaru, Varsha dirawat di rumah sakit.
Aashish Kumar, suaminya berkata, "Dokter memberi tahu saya bahwa Varsha dalam tahap kritis untuk melahirkan dan harus segera dirawat di ICU."

Max Healthcare di Shalimar Bagh menyatakan bahwa si kembar telah meninggal tak lama setelah dilahirkan.
Dia memiliki pasangan kembar, pria dan wanita. Aashish menjelaskan:
"Dokter mengatakan bayi perempuannya telah meninggal tak lama setelah dia lahir, sementara bayi laki-laki itu dalam kondisi kritis."
"Anak saya sekitar 75 gram dan dia disarankan untuk menjalani perawatan tiga bulan di Unit Neuromuskular Neonatal dengan biaya 50.000 sehari"

"Dokter mengatakan kepada kami pada pukul 1.30 sore bahwa bayi laki-laki itu juga meninggal saat masih di ventilator."
"Mereka membungkus tubuh kedua bayi itu dan menyerahkannya kepada kami. "
Tapi saat mereka menuju pemakaman, keluarga kemudian melihat tas berisi tubuh bayi bergerak.
"Dua kontainer tas itu dibawa oleh ayah mertuaku dan dia melihat beberapa gerakan."
"Kami segera menghentikan mobil dan melihat bayi laki-laki itu bernafas. "
Mereka kemudian bergegas mencari bantuan medis segera, yaitu di Rumah Perawatan Agarwal di Pitampura.