Lembaga Survei Harus Kredibel

Jelang Pilkada serentak 2018, lembaga survei berlomba-lomba mengeluarkan hasil survei.

Lembaga Survei Harus Kredibel
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Pengamat politik Universitas Sriwijaya (Unsri) Joko Siswanto 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM---Pengamat politik Sumsel Joko Siswanto menilai, menjamurnya lembaga survei jelang Pilkada, diibaratkannya sebagai cendawan di musim penghujan, dan hal itu bisa dikatakan bagus.

"Jika dari segi keilmiaan tumbuh dan bisa dikatakan baik.Tapi ada catatan, jika kehadiran lembaga tidak didasarkan keilmuan objektif, maka akan jadi problema di masayarakat. Karena lembaga yang kredibel, objektif, dan metodenya bagus pasti hasilnya sah," jelasnya.

Diungkapkan Rektor Universitas Taman Siswa (Tamansis) ini, jika hasilnya berbeda-beda maka hal itu akan jadi pertanyaan masyarakat, dan jelas menyalahi kitah dari lembaga survei tersebut.

"Jadi kalau sekedar untuk mencari elektabilitas, lembaga survei tidak boleh dipublikasikan ke publik, karena itu untuk pemenangan. Karena masyarakat jadi bingung dan ini tidak objektif. Jadi lebih baik internal, kalau sekedar mencari hasil elektabilitas," tandasnya.

Ditambahkan Joko, ia mencontohkan hasil survei baru-baru ini yang dipublikasi ke publik dari lembaga survei terhadap elektabilitas calon presiden dan wapres 2019 mendatang, yang dinilainya objektif dari fakta dilapangan.

"Jadi fenomena munculnya survei itu bagus, dan di sisi masyarakat saat ini sudah rasional. Mengingat lembaga survei harus kredibel karena akan merusak tingkat kepercayaan masyarakat jika tidak objektif," tuturnya.
Dilanjutkannya, jika ada lembaga survei yang tidak kredibel dan jelas-jelas mencari keuntungan hal itu, akan merugikan masyarakat dan lembaga itu sendiri kedepannya.

"Soal sanksi ada asosiasi lembaga riset itu, dan akan ada sanksi dari masyarakat, berupa tidak dipakai lagi, karena tidak objektif selama ini dan merusak situasi," pungkasnya.(arf)

(arf),

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved