Breaking News:

Bayi Penderita HIV Tidak Akan Tertular, Jika Lakukan Hal Ini!

Kepala Dinas Kesehatan Happy Tedjo T Sumali MPh melalui Sekertaris Dinas dr Hj Hesti W MARS MM mengharapkan kepada para

Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
NET
ILUSTRASI HIV 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kepala Dinas Kesehatan Happy Tedjo T Sumali MPh melalui Sekertaris Dinas dr Hj Hesti W MARS MM mengharapkan kepada para penderita HIV/AIDS yang ada di Prabumulih baik terdata atau tidak agar melapor jika sedang hamil.

Hal itu sangat diperlukan agar penderita bisa diberikan penanganan sehingga kedepannya penyakit berbahaya yang diidap tersebut tidak menular ke bayi yang akan dilahirkan.

"Kami himbau agar melapor ke kami jika penderita penyakit HIV/AIDS mengandung sehingga bisa diberikan penanganan mencegah menular ke anak yang akan dilahirkan nantinya," ungkap Hesti kepada wartawan.

Hesti menuturkan, belum lama ini pihaknya menemukan adanya penderita HIV positif mengandung dan telah melahirkan dengan memberitahu pihaknya.

"Proses kelahirannya dilakukan di Rumah Sakit di Palembang beberapa bulan lalu, untuk penderita dilindungi tidak boleh diberitahu identitasnya," katanya.

dr Hesti menjelaskan, khusus penderita penyakit itu jika dinyatakan hamil maka pengawasan dalam hal ini terapi dilakukan dari awal kehamilan hingga proses kelahiran.

"Penderita sudah diketahui sejak lama, namun dalam hal ini juga kita tidak bisa melarang penderita menikah karena kita merupakan hak seseorang untuk hidup bahagia dan punya anak. Kita begitu mengetahui kita langsung melakukan terapi terhadap penderita," jelas ibu berhijab dan berkacamata itu.

Ibu dua anak itu menuturkan dengan diketahuinya sejak dini penderita maka pihaknya akan melakukan terapi yakni terapi dengan anti retro virus, selain itu kelahiran tidak bisa dilakukan normal namun harus di sesar.

"Sudah banyak bukti anak bisa tidak tertular dari HIV positif dengan pencegahan terapi dan cara persalinan sesar," tuturnya.

Lebih lanjut Hesti menerangkan, untuk di Kota Prabumulih jika ditemukan penderita HIV positif yang sedang hamil maka akan dirujuk di rumah Sakit Palembang, disebabkan Prabumulih belum mampu menangani penderita.

"Kalau ada penderita akan cepat kami rujuk karena kita belum mampu untuk tata laksana itu," katanya.

Disinggung apakah anak penderita yang baru dilahirkan itu positif HIV atau tidak, Hesti menambahkan, untuk bayi yang dilahirkan tersebut belum bisa diketahui apakah terjangkit HIV atau tidak.

"Karena untuk pemeriksaan tes HIV pada bayi ungkap dia harus minimal berusia 18 bulan, kalau sebelum itu maka hasil tes belum bisa dibaca," tambahnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved