Usai Diimunisasi Kaki Chelsea Lemas, Harusnya Petugas Lakukan Ini, Tapi Kok di Video Beda?

Malang yang dialami oleh Chelsea Olivia (7) warga Dusun 1 Lais, Kecamaan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Usai Diimunisasi Kaki Chelsea Lemas, Harusnya Petugas Lakukan Ini, Tapi Kok di Video Beda?
SRIWIJAYA POST/FAJERI RAMADHONI
Olivia ketika dirawat di RSUD Sekayu dan ditemani oleh Nasrul sang ayah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Usai geger meninggalnya Jumiarni (9) siswa Madrasah Al-Hikmah yang meregang nyawa setelah mendapat imuniasi massal di sekolah.

Kali ini terjadi lagi kasus serupa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Malang yang dialami oleh Chelsea Olivia (7) warga Dusun 1 Lais, Kecamaan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Dirinya terpaksa tidak bisa bermain seperti biasanya, dikarenakan saat ia tengah dirawat intenaif di RSUD Sekayu, Senin (20/11).

Bocah berumur 7 tahun ini, mengalami panas tinggi dan lemas pada bagian kaki, diduga setelah disuntik vaksin Difteri Tetatus (DT) di SD Negeri 1 Lais, pada 13 November lalu.

Diceritakan oleh Lusi orang tua Chelsea, sebelum ia disuntik di sekolah keadaan sang anak sehat-sehat saja.

Ia bermain dan berjalan seperti biasa, pada 13 November lalu pihak sekolah dan Puskesmas Lais mengadakan vaksin.

"Awalnya Chelsea sehat-sehat saja, namun setelah ia disuntik di sekolah keadaan menjadi berubah."

"Anak saya badannya panas tinggi, kata pihak Puskemas Lais hanya demam biasa," kata Lusi, ketika dibincangi di RSUD Sekayu, Senin (20/11).

Lanjutnya, pihak puskesmas memberikan sirup penuruan panas dan panasnya turun tapi tidak lama kembali naik.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved