Bukan Cuma Obesitas Mengintai tapi Otak Lemot Juga Siap Menyerang Kamu yang Hobi Makanan Ini

Dalam penelitian tersebut mengungkapkan jika terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji juga dapat mempengaruhi otak menjadi lemot.

Editor: Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM - Junk food adalah makanan cepat saji.

Seperti hamburger, kentang goreng, pizza dan lain-lain.

Makanan junk food ini juga dikenal sebagai makanan yang kurang sehat.

Karena junk food memiliki kandungan nutrisi yang sedikit.

Bahkan junk food juga dikenal dapat memicu obesitas atau kenaikan berat badan.

Monster burger yang ada di The Pitstop Jalan Letjen Harun Sohar, Simpang Bandara SMB II Palembang bisa dimakan untuk empat orang.
burger (Istimewa)

Makanan junk food memiliki penampilan yang lebih menarik dan sangat praktis.

Sehingga tak heran jika banyak yang tertarik untuk mengkonsumsi makanan cepat saji ini.

Tapi ternyata juga perlu diwaspadai mengenai konsumsi makanan cepat saji ini.

Tak hanya bisa bikin gemuk, tapi makanan cepat saji ini juga dapat membuat otak menjadi lemot.

Hal ini seperti yang dilansir TribunStyle dari Daily Health Post.

(Food NDTV)

Dalam penelitian tersebut mengungkapkan jika terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji juga dapat mempengaruhi otak menjadi lemot.

Junk food atau makanan cepat saji dikenal megandung lemak yang tinggi.

Makanan itu dapat membuat sel-sel kekebalan otak menjadi kurang aktif.

Sehingga membuat otak menjadi lemot dan tidak bekerja secara maksimal.

Ilustrasi
Ilustrasi (Thinkstockphotos)

Di dalam otak terdapat sel yang bernama mikroglia.

Mikroglia ini terus bergerak di otak dan mempunyai tugas untuk memakan benda asing yang ada pada otak.

Ilustrasi Otak Menjadi Lemot
Ilustrasi Otak Menjadi Lemot (Pinterest)

Jadi kalau terlalu banyak makan lemak, mikroglia ini jadi berhenti bergerak dan malah memakan sel-sel di otak yang justru berguna untuk kemampuan belajar.

Sehingga dapat membuat otak menjadi lemot.

Dengan begitu, yakin masih mau mengkonsumsi junk food setiap hari? 
(TribunStyle.com/Ika Bramasti)

Menjijikkan, Ada Cacing Bergelantungan di Makanan Cepat Saji McDonald

TRIBUNSUMSEL.COM - Makan makanan cepat saji memang sangat mengenakan, selain cepat rasanya juga sangat lezat, namun apa yang anda rasakan saat menemukan cacing bergelantung di makanan cepat saji.

Dilansir mirror, Nikki Sanders seorang penggemar makanan cepat saji harus menghilangkan kegemarannya, karena ia baru saja menemukan cacing bergelantung di makanan cepat saji yang dimakan anaknya. 

Ia menuturkan membeli Happy Meal di McDonald's untuk anak perempuannya yang berumur empat tahun.

Namu saat satu kali gigit anaknya langsung membuang makanan itu karena melihat ada cacing yang berbelantung.  BACA JUGA: Perut Bayi Dua Bulan Dibakar dengan Pisau Panas

cacing di mcdonald
cacing di mcdonald ()

"Aku sangat mual melihat ada cacing di dalamnya, itu sangat mengerikan, anakku mengalami masalah diperutnya setelah menyantap Happy Meal dari McDonald,"katanya.

Ia menambahkan, dirinya tidak ingin diberikan makan gratis atau ucapan permintaan maaf, ia hanya ingin penjelasan. BACA JUGA: Wanita Ini Keluarkan Sendiri Dua Bayi dari Dalam Perut

"Anakku tidak sekedar melihat tapi sudah menggigitnya," ungkapnya.

Sementara itu pihak McDonald melalui juru bicaranya meminta maaf atas kejadian yang menimpa keluarga Sanders. BACA JUGA: Ibu Ini Makan Anaknya Sendiri Setelah Lahir

"kami telah melakukan investigasi dan hasilnya telah dikirim ke spesialis identifikasi makanan, dan hasilnya akan kami beri tahu keluarga bapak Sander,"terangnya.

 
 
 
Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved