Ridho Yahya: Calon Anggota Polri Perlu Diberi Pendidikan Agama Sejak Kecil

Dirinya mewakili pemerintah kota dan Kabupaten di Sumsel sangat mendukung program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri tersebut. 

Penulis: Edison | Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/Edison
Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM bersalaman dengan Kapolda Sumsel usai penandatanganan MoU program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri 2018 antara Kapolda Sumsel dengan Pemerintah kabupaten dan kota se Sumsel. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan untuk menghasilkan anggota kepolisian republik indonesia (Polri) yang unggul dan kompetitif khususnya di Sumatera Selatan perlu dipersiapkan dengan pembinaan dan dididik sejak kecil baik oleh orang tua maupun pemerintah.

Hal itu disampaikan Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho dalam sambutannya pada acara penandatanganan MoU program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri 2018 antara Kapolda Sumsel dengan Pemerintah kabupaten dan kota se Sumsel, Selasa (26/9/2017).

"Mendidik anak harus dari sejak dini, tidak hanya pendidikan ilmu pengetahuan namun juga pendidikan agama seperti yang diterapkan di Prabumulih sehingga menjadi apapun anak akan baik serta tidak akan menyimpang," ungkap Ridho dalam sambutannya.

Ridho mengatakan, dirinya mewakili pemerintah kota dan Kabupaten di Sumsel sangat mendukung program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri tersebut. 

"Melalui program itu diharapkan nantinya putra daerah menjadi anggota polri dihasilkan tangguh dan kompetitif," bebernya.(eds)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved