2 Fenomena Ini Terjadi, Status Awas Gunung Agung Bakal Turun?

Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali mengalami peningkatan status pada Jumat

2 Fenomena Ini Terjadi, Status Awas Gunung Agung Bakal Turun?
TRIBUN BALI/TWITTER/SUTOPO_BNPB/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Gunung Agung ketika meletus pada tahun 1963 (foto kiri). Gunung Agung kini berstatus awas, Sabtu (23/9/2017), sebelumnya ditetapkan berstatus siaga pada, Senin (18/9/2017). Tampak pemetaan dari atas area Gunung Agung dengan beberapa area di sekitarnya (foto tengah). Kondisi Gunung Agung saat status Siaga (foto kanan). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali mengalami peningkatan status pada Jumat (22/9/2017) malam.

Sebagaimana diketahui, gunung berapi yang masih aktif tersebut memperlihatkan gejala peningkatan aktivitas dalam perut.

Akibatnya, status Gunung Agung yang sebelumnya 'siaga' berubah menjadi 'awas' atau berada di level tertinggi bahaya.

"Dengan ini kami sampaikan bahwa kita meningkatkan statusnya dari siaga menjadi awas ya level 4," ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Pos Pengamatan Gunung Agung, Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Jumat (22/9/2017).

Gunung Agung saat diabadikan dari Pura Besakih,Karangasem,Jumat (22/9/2017).
Gunung Agung saat diabadikan dari Pura Besakih,Karangasem,Jumat (22/9/2017). (Rizal Fanany/Tribun Bali)

Dua hari berselang, beberapa fenomena alam pun tampak.

Hal tersebut berdasarkan pengamatan pihak-pihak yang berwenang termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Lebih lanjut, berikut ulasannya:

1. Muncul asap sulfatara tipis

Dijelaskan Kabid Mitigasi Gunungapi PVMBG, I Gede Suantika, kepulan asap sulfatara menyembul dari Gunung Agung pada Minggu (24/9/2017) pagi.

Meski begitu, dijelaskannya, asap yang menyembur tersebut intensitasnya ringan.

Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved