Puskesmas Ingin Memiliki Akreditasi? Ini Syarat yang Ditetapkan Kemenkes

Menurut Dr Siska, Akreditasi Puskesmas sangat penting sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan.

Puskesmas Ingin Memiliki Akreditasi? Ini Syarat yang Ditetapkan Kemenkes
TribunSumsel.com/Agung Dwipayana
Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berfoto bersama Tim Pendamping Akreditasi Puskesmas Mekar Sari. 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Agung Dwipayana

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyrakat terutama di pedesaan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) harus memiliki akreditasi sebagai pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku.

Adapun manfaat akreditasi adalah memberikan keunggulan kompetitif, memperkuat kepercayaan masyarakat dan menjamin penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi pasien dan masyarakat.

Untuk mengetahui kualitas Puskesmas di desa, Tim Surveyor Akreditasi Puskesmas dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyambangi Puskesmas Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Jumat (22/9/2017).

Kedatangan delegasi Kemenkes diwakili oleh Surveyor Administrasi dan Manajemen, Muhammad Roem, S.Km., M.Km, Surveyor Usaha Kesehatan Perorangan, Abdul Kadar, S.Km., M. Kes dan Surveyor Usaha Kesehatan Masyarakat, Dr H. Yanuardi Yazid, M.Si.

Kedatangan tim surveyor disambut tim pendamping akreditasi Puskesmas.

Surveyor Administrasi dan Manajemen, Muhammad Roem, S.Km mengatakan, ada empat macam akreditasi Puskesmas, yakni Strata Pratama, Madya, Mandiri dan Purnama. 

"Untuk mencapai akreditasi tersebut, Puskesmas harus meningkatkan pelayanan di bidang Administrasi dan Manajemen, Usaha Kesehatan Perorangan dan Usaha Kesehatan Masyarakat," paparnya.

Menurut Kepala Dinkes OI, Dr. Hj. Siska Susanti, Puskesmas Mekar Sari ditetapkan sebagai salah satu Puskesmas yang ikut penilaian akreditasi untuk tahun 2017.

Sebelumnya, sudah ada dua Puskesmas di kabupaten OI yang disertakan pada penilaian akreditasi, yakni Puskesmas Tanjung Raja dan Puskesmas Payaraman.

"Walaupun Puskesmas Mekar Sari tergolong Puskesmas pedesaan non rawat inap, namun terus berupaya akan meningkatkan mutu pelayanan seusai standar Puskesmas rawat inap," paparnya.

Dilanjutkannya, langkah persiapan menuju akreditasi Puskesmas sebenarnya sudah dilakukan Dinkes OI bersama Puskesmas Mekar Sari sejak tahun lalu.

Menurut Dr Siska, Akreditasi Puskesmas sangat penting sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan.

"Jika mampu memberikan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan, maka semuanya akan berjalan dengan baik. Kalau kepercayaan masyarakat meningkat, pasti partisipasi terhadap bidang kesehatan juga akan meningkat,” katanya.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved