Kisah Anak Durhaka Dimasukkan ke Surga, Cuma Gara-Gara Satu Hal Ini !

Anak-anak yang tidak mendengarkan kata-kata orang tua mereka. Tapi diberi ganjaran dengan pintu masuk Surga?

buletinkampung

TRIBUNSUMSEL.COM - Anak-anak yang tidak mendengarkan kata-kata orang tua mereka.

Tapi diberi ganjaran dengan pintu masuk Surga?

Ceritanya seperti ini satu hari di zaman Rasulullah SAW.

Ada sebuah keluarga, lalu suami itu pergi untuk berdagang.

Sang suami menyuruh istrinya untuk tidak meninggalkan rumah sebelum suaminya kembali ke rumah.

Perintah ini benar-benar dijaga oleh istrinya.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Dia tidak keluar rumah saat suaminya kembali ke rumah.

Namun suatu hari, dia dikunjungi oleh seorang tamu dari salah satu kerabatnya.

Ia memberitahu bahwa ibunya sangat sakit, dia diminta untuk kembali kepada ibunya.

Tapi sang istri menjawab, "Saya mengurus amanat suami saya, untuk tidak meninggalkan rumah sebelum ia kembali."

Sang istri membalas kerabatnya, "Sampaikan salam dan kepada ibu." lanjutnya.

Kerabatnya kembali ke kampung halaman.

Ilustrasi
Ilustrasi (thereporter)

Kirim pesan dari anaknya kepada ibu yang terluka parah.

Namun sebenarnya sang istri (Fulanah).

Sebenarnya sangat ingin mengunjungi ibunya yang sakit parah.

Beberapa hari kemudian, kerabatnya yang lain kembali ke Fulanah untuk berbagi kabar yang sama.

Ibunya sakit parah, dia diminta untuk pulang.

Sekali lagi Fulanah menolak, dia tidak bisa mengunjungi ibunya.

Akhirnya, sampai ibunya meninggal. Fulanah dikunjungi oleh kerabatnya.

jenazah kuburan
(sehinggit)

"Ibumu telah meninggal, maukah kau mengunjungi jasad ibumu untuk terakhir kalinya?"

Fulanah hanya menjawab, "Innalillaahi wa ina ilaih raji'un. Sekali lagi saya minta maaf. Aku tidak bisa pergi dari sini! "

Kerabat keluarganya tidak bisa lagi memikirkannya saat itu.

Sampai dia berkata, "Celakalah kamu Fulanah !!! Bila ibumu sakit, kamu tidak datang."

"Saat ibumu meninggal, kau bahkan tidak datang. Dan begitulah, ibumu telah meninggal, tapi kamu tidak datang ??? !! "

Kerabatnya benar-benar marah pada saat itu.

"Maafkan saya saudaraku, memang saya mau pergi saat ibu dikuburkan."

"Tapi saya tidak bisa pergi dari rumah ini! "Jawab Fulanah.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Keluarganya tidak tahu apa yang terjadi pada Fulanah,

Hatinya benar-benar emosi dan kerabatnya meninggalkan rumah Fulanah dengan kecewa.

Hingga pada suatu hari, sang kerabat yang masih tidak suka dengan sikap keluarganya ini akhirnya berniat bertanya Rasulullah SAW.

"Wahai Rasulullah SAW, kerabatku telah seperti ini dan seperti itu" kata kerabat ini menceritakan kejadian si Fulanah.

Tapi Rasulullah SAW hanya menjawab, "Ibu yang beruntung, dia akan masuk surga bersama Fulanah."

ilustrasi nabi muhammad
ilustrasi nabi muhammad (net)

Keluarga ini kaget, kenapa Fulanah bisa masuk surga? Bukannya dia bersikap kasar terhadap ibunya.

"Mengapa keduanya pergi ke surga, wahai Rasulullah?"

"Ibu telah berhasil mendidik anaknya dengan baik."

"Sementara Fulanah berhasil menjaga kepercayaan dari suami dan ibunya ", jawab Nabi SAW dengan tegas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved