Ikut Koperasi Maunya Cuma Pinjam Uang tapi Saat Ditagih Pembayaran Malah Marah, Padahal Kaya

Mengapa pinjaman kredit pensiunan ini harus diperlukan jaminan, kata Edison, untuk mengantisifasi adanya tunggakan.

Ikut Koperasi Maunya Cuma Pinjam Uang tapi Saat Ditagih Pembayaran Malah Marah, Padahal Kaya
Net
Rupiah 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Ogan Komering Ulu (OKU), Edison Ali, mengatakan melalui kopersi pihaknya menyediakan pinjaman kredit untuk Pensiunan Pegawai Negeri (PNS).

Pinjaman kredit ini, khusus untuk pensiunan yang terdaftar di PWRI dan membayar iuran keanggotaan Rp 5000 perbulan dan lunas selama 1 tahun atau 12 bulan. Di luar itu tidak bisa meminjam kredit.

"Selain itu syaratnya, harus ada jaminan seperti BPKB atau surat lainya. Pinjaman bisa diberikan maksimal Rp 10 juta. Minimal Rp 1 juta. Untuk bunga berkisar hingga 3 persen," kata Edison Ali kemarin.

Mengapa pinjaman kredit pensiunan ini harus diperlukan jaminan, kata Edison, untuk mengantisifasi adanya tunggakan.

Sebab sudah pernah terjadi saat ditagih kredit, ada pensiunan yang marah.

"Kita kan semua sudah tua. Tidak enak kalau dimarahi saat menagih kredit," katanya.

Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Ogan Komering Ulu (OKU), Edison Ali diabadikan di depan sekretariat Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).
Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Ogan Komering Ulu (OKU), Edison Ali diabadikan di depan sekretariat Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). (Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya)

Bahkan saat Edison menjelaskan itu, seorang dari bagian koperasi atau yang membidangi kredit tidak menyebutkan namanya, menimpali percakapan.

Menurutnya, ada oknum pensiunan yang enggan membayar hutang. Bahkan bisa dikatakan orannya tergolong "gerot" (kaya red) ".

Yang menunggak ini ada sekitar puluhan. Bahkan ada juga yang tidak bayar.

Mendengar hal itu Edison tersenyum. "Nah begitulah kondisinya, bapak itu yang membidangi koperasi dan masalah kredit ini, jadi beliau paham kondisinya.

Memang banyak yang demikian. Makanya kita menerapkan sistem pinjaman dengan menggunakan jaminan," ucapnya.

Edison menjelaskan, lebih kurang saat ini ada 1000 orang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terdaftar, di PWRI OKU.

Sebenarnya banyak, namun yang terdaftar hanya 1000an.

Diakui Edison memang, tidak semua anggota yang mau membayar iuran Rp 5000 sebulan. Bahkan ada juga yang tidak membayar iuran tersebut.

"Padahal iuaran ini salah satu diantaranya, digunakan untuk memberi santunan. Misalnya untuk anggota yang meninggal dunia. Tidak mau membayar iuran tersebut tidak apa, namun pastinya tidak bisa meminjam kredit,"ucapnya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved