Di Vonis Dokter Mengidap Penyakit HIV, Begini Cara Pria Ini Saat Melakukan Hubungan Intim
Aksi Gareng benar - benar nekat, ia rela menghabiskan waktu untuk berjalan kaki dari daerah
Penulis: Shinta Dwi Anggraini |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andri Hamdillah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi Gareng benar - benar nekat, ia rela menghabiskan waktu untuk berjalan kaki dari daerah asalnya Jawa Timur menuju 30 Provinsi yang ada di Indonesia, Kamis (17/8/2017).
Di temui Tribun saat sedang melintasi Jalan sekip tengah, ia terlihat tengah mengibarkan bendera merah putih sambil membawa tas besar.
Ada juga spanduk bertuliskan (Langkah Jelajah Negeri, Cegah Penularan HIV) tergantung di tasnya.

Gareng adalah pengidap Virus berbahaya HIV.
Lewat aksi jalan kakinya ia berharap agar masyarakat bisa menghapus pandangan negatif terhadap orang yang terkena virus mematikan tersebut.
"Saya ingin memberi semangat kepada teman - teman yang bernasib sama seperti saya agar dapat menjalani hidup dengan penuh semngat dan juga ada rasa pembuktian yang harus segera saya lakukan, bahwa sebenarnya pengidap HIV bukanlah orang yang lemah, kita sama saja", jelasnya.
Saat ini masih Banyak masyarakat yang takut kepada penularan virus tersebut.
Bahkan istrinya sampai menceraikan Gareng karena takut tertular virus.
"Di tahun 2009 saya menikah dan mempunyai satu orang anak, sampai akhirnya tahun 2011 istri saya menggugat cerai setelah dokter menyatakan saya positif terkena HIV", tuturnya.
Takut akan kondisinya, sang istri bahkan sampai memeriksa kondisi kesehatan ia dan anaknya ke dokter.
Setelah diperiksa ternyata hasilnya negatif, anak serta istrinya tidak terkena virus tersebut.
"Syukur anak istri saya tidak ikut terkena penyakit saya, meski pun saya selalu berhubungan intim tanpa alat bantu kondom pada saat itu", tuturnya.
Menjalani hidup sendiri, pria kelahiran 1982 itu mulai merasa kesepian.
"Jika saya menikah lagi hubungan intim akan sangat berbahaya bila tidak memakai kondom, kasian jika istri tertular", terangnya.